Ilustrasi, pasangan yang saling mencintai secara mendalam. Magnific/ magnific.
JawaPos.com - Jika Anda saat ini merasa bahwa hubungan atau pernikahan Anda membutuhkan bantuan, coba ingat lagi apa yang diucapkan oleh pasangan Anda.
Sebab, beberapa frasa sederhana sadar atau tidak biasa diucapkan oleh pasangan yang saling mencintai secara mendalam dalam percakapan sehari-hari.
Dilansir JawaPos.com dari yourtango pada Jumat (14/8), berikut ini lima frasa sederhana yang sering diucapkan oleh pasangan yang saling mencintai secara mendalam setiap harinya.
Baca Juga: 10 Frasa yang Sering Diucapkan Orang dengan Kondisi Mental dan Emosional yang Tidak Stabil1. 'Aku Mengerti Maksudmu' atau 'Aku Mendengar dan Memahamimu'Frasa sederhana ini seolah menjadi hadiah yang sangat berharga bagi pasangan Anda, karena setiap individu mempunyai kebutuhan untuk didengar.
Contohnya, ketika istri berkata, 'Aku sangat stres dan lelah. Aku sudah muak harus selalu mengerjakan semua pekerjaan rumah sendirian'.
Jawablah dengan frasa ini, 'Aku mengerti maksudmu'.
Saat secara sadar memilih mendengarkan pasangan dengan sungguh-sungguh, maka Anda akan mampu menangkap apa yang sebenarnya ingin disampaikan oleh pasangan Anda.
Cara terbaik untuk melakukannya ialah dengan menahan keinginan untuk menyampaikan pendapat atau meluruskan sesuatu.
Sebaliknya, diam dan dengarkanlah.
2. 'Jadi, Maksudmu Adalah...'
Setelah didengarkan, perlu juga untuk diakui perasaan, pemikiran, dan keyakinannya.
Dengan kata lain, penting untuk saling memahami dan menghargai.
Ulangi kembali apa yang baru saja dikatakan oleh pasangan Anda.
Jika menggunakan contoh sebelumnya, Anda bisa mengatakan, 'Jadi, maksudmu adalah kamu merasa stres, lelah, dan merasa seolah-olah semua pekerjaan rumah tangga menjadi tanggung jawabmu seorang'.
Frasa sederhana tersebut secara tidak langsung menunjukkan kepada pasangan bahwa Anda adalah sosok yang dapat dipercaya.
3. 'Kamu Benar'
Frasa sederhana ini sulit diucapkan karena membuat seseorang kehilangan posisi atau kalah dalam menghadapi pasangannya.
Tapi, kenyataannya justru sebaliknya.
Saat Anda mengakui bahwa pasangan 'benar', ini akan melunakkan sikap defensif-nya dan membuka jalan bagi komunikasi yang sesungguhnya dengan Anda.
Menggunakan contoh yang tadi, Anda bisa mengatakan, 'Kamu benar', meski Anda sama sekali tidak sependapat dengannya.
4. 'Maafkan Aku'
Frasa lain yang sulit diucapkan, namun penting untuk menjaga hubungan atau pernikahan tetap berada di jalur yang tepat.
Bahkan penelitian menunjukkan, orang yang menerima permintaan maaf dari pasangannya cenderung lebih bersedia memaafkan.
Jadi, meski Anda merasa 100 persen benar dan perasaan pasangan bukanlah kesalahan Anda, namun mengakui dan meminta maaf atas perasaannya dapat membawa dampak penyembuhan yang besar bagi hubungan Anda berdua.
Menggunakan contoh pertama, Anda cukup katakan, 'Maafkan Aku jika Kamu merasa seperti itu'.
5. 'Apa yang Bisa Aku Lakukan untuk Membantu?'
Setelah mendengarkan, memvalidasi, dan meminta maaf, selanjutnya adalah bertindak dengan mengucapkan frasa sederhana ini.
Lalu, diamlah dan dengarkan, dengarkan, dan dengarkan!.
Berikan perhatian penuh kepada pasangan.
Mungkin Anda perlu mengulangi frasa ini untuk membuat pasangan menjadi tenang, merasa didengarkan, dan yakin bahwa Anda benar-benar ingin memperbaiki situasi serta memupuk cinta mendalam diantara kalian berdua.***