Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 Juli 2026 | 20.45 WIB

9 Kalimat Orang Arogan Kurang Empati yang Meremehkan Orang Lain Menurut Psikologi

Kalimat orang arogan kurang empati yang meremehkan orang lain menurut psikologi. (Magnific) - Image

Kalimat orang arogan kurang empati yang meremehkan orang lain menurut psikologi. (Magnific)

JawaPos.com – Psikologi IQ tinggi tanpa empati menjelaskan bahwa kecerdasan tinggi yang tidak diimbangi kepedulian menghasilkan kalimat orang arogan yang meremehkan orang lain secara tidak sadar.

Ucapan meremehkan orang lain yang muncul dari individu ber-IQ tinggi sering kali bukan kesengajaan, namun tetap menjadi tanda kurang empati yang sangat nyata.

Psikologi IQ tinggi tanpa empati menunjukkan bahwa tanda kurang empati ini paling sering terlihat dari cara mereka berbicara ketika merasa orang lain tidak secerdas mereka.

Dilansir dari laman YourTango pada Sabtu (4/7), berikut sembilan kalimat orang arogan yang menjadi tanda kurang empati dari individu ber-IQ tinggi yang sering meremehkan orang lain dalam percakapan sehari-hari.

1. "Ini tidak sulit untuk dipahami"

Kalimat ini terdengar membantu di permukaan namun secara halus menyiratkan bahwa kebingungan orang lain berasal dari kurangnya kemampuan, bukan kesenjangan pemahaman.

Orang cerdas yang lemah dalam konteks emosional merasa beberapa konsep sudah sangat jelas dan mudah frustrasi saat orang lain tidak memahaminya dengan cepat.

Mereka tidak memberi ruang bagi rasa ingin tahu orang lain atau kesempatan untuk mengajukan pertanyaan klarifikasi yang sesungguhnya sah dan wajar.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore