
Perhiasan emas sebagai bagian dari gaya hidup sekaligus investasi makin digemari masyarakat. (Istimewa)
JawaPos.com - Sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, Indonesia telah lama menunjukkan minat terhadap produk keuangan yang sesuai prinsip syariah. Emas, dengan sifatnya yang berwujud (tangible) dan tidak berbasis bunga, dinilai sangat selaras dengan prinsip keuangan syariah.
Dilansir dari Antara, World Gold Council (WGC) menilai Indonesia mulai menunjukkan tren pertumbuhan pada minat dan permintaan Exchange Traded Fund (ETF) emas fisik seiring perkembangan regulasi terbaru di dalam negeri.
Head of Asia-Pacific (ex-China) and Global Head of Central Banks WGC Shaokai Fan mengatakan, WGC secara umum mencatat permintaan ETF emas yang didukung fisik tetap positif pada kuartal I 2026 dengan peningkatan kepemilikan global sebesar 62 ton. Peningkatan ini, terutama didorong berlanjutnya kinerja kuat yang tercatat di bursa-bursa Asia, yang menambah 84 ton pada kuartal ini.
”ETF yang didukung dengan emas fisik ketika dirancang sesuai prinsip syariah akan selaras dengan preferensi investasi di Indonesia. Hal ini membuka peluang besar untuk menjangkau basis investor Muslim yang signifikan,” kata Fan.
”Ekosistem emas berbasis syariah yang terus berkembang akan memperkuat daya tarik emas sebagai instrumen pelindung kekayaan jangka panjang,” tambah dia.
Sementara itu, di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap perhiasan emas sebagai bagian dari gaya hidup sekaligus investasi, Wahyu Redjo Gold and Jewellery kembali menghadirkan Golden Dreamscape Jewellery Exhibition Tour 2026. Kegiatan itu berlangsung pada 13–17 Mei 2026 di Royal Plaza Surabaya.
Tahun ini, program Pesta Kilau Emas hadir dengan konsep roadshow exhibition di empat titik kota besar di Jawa Timur, yakni Royal Plaza Surabaya, PTC Surabaya, Sunrise Mall Mojokerto, dan MOG Mall Malang. Melalui konsep tersebut, Wahyu Redjo Gold and Jewellery ingin menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memperkenalkan perhiasan emas sebagai bagian dari gaya hidup dan investasi.
Dalam exhibition ini, Wahyu Redjo Gold and Jewellery menggandeng empat pabrikan emas nasional, yaitu Ayu Gold, BG Gold, HWT Gold, dan YT Gold, menghadirkan berbagai koleksi perhiasan emas dengan pilihan desain dan kadar yang beragam.
Diana Kusuma Atmaja mengatakan, perhiasan emas kini tidak hanya digunakan sebagai penunjang penampilan, tetapi juga memiliki nilai investasi yang dapat dimiliki berbagai kalangan masyarakat.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
