
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie Ingatkan ASN, WFA Sampai 30 Maret Bukan Libur Tambahan (Muhtamimah/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) untuk para ASN. Kebijakan tersebut berlaku sampai 30 Maret mendatang. Meski begitu, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Kepala Dinas Kominfo Kota Tangsel Tubagus Asep Nurdin menegaskan pesan yang disampaikan oleh Benyamin. Dia menyatakan bahwa kebijakan tersebut adalah jembatan antara profesionalisme dan empati, bukan sebagai tambahan liburan. Seluruh jajaran Pemkot Tangsel tetap menjalankan tugas di tengah kebijakan WFA.
”Bapak wali kota ingin ASN tetap melayani dengan hati, meski raga mereka mungkin masih dalam perjalanan arus balik atau sedang mendampingi keluarga di rumah. Pelayanan yang hangat tidak harus selalu lewat tatap muka, tapi lewat respons yang cepat dan tuntas,” ucap Asep dalam keterangan resmi pada Kamis (26/3).
Menurut Asep, di tengah-tengah era digital, sistem kerja harus lebih fleksibel. Salah satunya dengan memberikan layanan terbaik meski petugas tidak bertemu muka dengan masyarakat. Sistem kerja masa kini, kata dia, memang telah bergeser dari absensi fisik ke performa digital yang terukur berdasarkan tiga pilar hukum.
”Masyarakat perlu memahami bahwa berdasarkan Perpres Nomor 21 Tahun 2023 Pasal 8, negara sudah menjamin fleksibilitas kerja. Artinya, kantor bukan lagi satu-satunya tempat untuk mengabdi. Selama koneksi ada, pengabdian jalan terus,” ujarnya.
Selain itu, Asep turut menyinggung Peraturan Menteri (Permen) Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN dan RB) Nomor 6 Tahun 2022. Dalam aturan itu dijelaskan bahwa kinerja ASN dihitung dari output. Saat ini, Pemkot Tangsel sudah memiliki sistem yang bisa mendeteksi bila ada pelayanan mandek.
”Jadi, kalau ada layanan yang mandek, sistem kami akan langsung mendeteksi. WFA justru melatih ASN untuk lebih mandiri dan bertanggung jawab pada target kerja, bukan sekadar menggugurkan kewajiban absen,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Asep menekankan pesan dari Benyamin kepada seluruh ASN Pemkot Tangsel. Dia menyebut, penerapan kebijakan WFA sampai akhir bulan ini juga merupakan bentuk perhatian Pemkot Tangsel terhadap kesejahteraan mental para ASN.
”Seorang ASN yang tenang dan sehat secara mental tentu akan jauh lebih maksimal dalam melayani. Kami tidak ingin mereka dipaksa masuk kantor namun dalam kondisi kelelahan fisik akibat perjalanan jauh. Itu justru berisiko menurunkan kualitas layanan,” jelasnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
