
Foto: Ilustrasi: Belanja online. (ITRC)
JawaPos.com - Menjelang Ramadhan, pola belanja masyarakat biasanya ikut berubah. Berbagai promo awal tahun, diskon Pay Day, hingga potongan harga bertema persiapan puasa mulai bermunculan di platform belanja online.
Di satu sisi, promo bisa membantu menghemat pengeluaran. Namun di sisi lain, tanpa perencanaan yang matang, momen ini kerap memicu belanja impulsif.
Padahal, periode sebelum Ramadhan justru krusial untuk menata kondisi finansial.
Kebutuhan rumah tangga, ibadah, hingga aktivitas sosial cenderung meningkat saat bulan puasa. Jika pengeluaran sudah 'bocor' sejak awal, risiko keuangan tidak seimbang selama Ramadhan pun makin besar.
Godaan Diskon dan Perilaku Konsumen
Belanja impulsif menjelang Ramadhan sering dipicu oleh kombinasi promo besar dan faktor psikologis, seperti rasa takut ketinggalan diskon atau anggapan bahwa harga murah selalu berarti kesempatan langka.
Tanpa daftar prioritas, konsumen mudah tergoda membeli barang di luar kebutuhan.
Beberapa platform e-commerce menyadari pola ini dan mulai menggeser pendekatan promo agar mendorong belanja yang lebih terencana.
Blibli, misalnya, memanfaatkan momen Pay Day awal tahun sebagai ajakan bagi konsumen untuk menyiapkan diri lebih awal, termasuk dalam membangun kebiasaan hidup yang lebih seimbang jelang Ramadhan.
“Persiapan jelang Ramadhan idealnya dilakukan dari jauh-jauh hari, bukan hanya soal belanja, tetapi juga soal kesiapan fisik dan pola hidup. Kami ingin konsumen bisa memanfaatkan momen Pay Day secara lebih bijak dan tenang, sesuai kebutuhan mereka,” ujar Indra Perdana, Campaign Senior Manager Blibli.
1. Tetapkan Kebutuhan Utama Sebelum Berburu Promo
Baca Juga: Masa Sulit Mereda! 3 Zodiak Ini Mulai Merasakan Hidup yang Lebih Tertata Mulai 26 Januari 2026
Langkah paling sederhana untuk menghindari belanja impulsif adalah menetapkan kebutuhan sejak awal. Menjelang Ramadhan, kebutuhan umumnya berkaitan dengan kesehatan, produktivitas, dan aktivitas harian yang lebih tertata.
Dengan daftar prioritas yang jelas, konsumen bisa lebih selektif saat menghadapi diskon. Promo pun tidak lagi menjadi pemicu belanja spontan, melainkan sarana untuk mendapatkan barang yang memang sudah direncanakan.
2. Gunakan Promo sebagai Alat Penghematan
Promo Pay Day atau diskon gajian sejatinya dapat membantu efisiensi anggaran jika dimanfaatkan dengan tepat. Kuncinya adalah membeli barang yang sudah masuk rencana, bukan menambah daftar belanja baru karena tergoda potongan harga.
Diklaim kalau Blibli menekankan pengalaman belanja yang transparan melalui jaminan produk asli, perlindungan lengkap, serta kemudahan retur. Pendekatan ini memberi ruang bagi konsumen untuk mempertimbangkan keputusan belanja tanpa tekanan berlebihan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022