
Aurelie Moeremans menolak jadi kader partai walau ditawari gaji ratusan juta. (Instagram @aurelie)
JawaPos.com - Aktris Aurelie Moeremans tengah menjadi sorotan publik setelah merilis buku memoar berjudul Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth. Dalam karya autobiografis tersebut, Aurelie membuka lembaran kelam masa mudanya.
Termasuk, yang mencengangkan adalah ungkapan pengalaman traumatis yang ia sebut sebagai praktik child grooming.
Perbincangan mengenai buku ini semakin meluas setelah potongan pengakuan Aurelie beredar di media sosial pada awal Januari 2026.
Kutipan-kutipan dari memoar itu dengan cepat menyebar dan memicu diskusi publik mengenai relasi tidak sehat yang kerap luput dari perhatian, terutama di industri hiburan.
Seiring viralnya isi memoar tersebut, perhatian publik tertuju pada sosok pria dewasa yang disebut Aurelie telah mendekatinya sejak usia 15 tahun. Banyak warganet mempertanyakan identitas figur yang dalam buku itu disamarkan dengan nama 'Bobby'.
Sebagai informasi, dalam konteks psikologi, child grooming merupakan pola manipulasi yang dilakukan orang dewasa untuk membangun kepercayaan anak atau remaja, dengan tujuan mengendalikan, mengeksploitasi, atau melakukan kekerasan seksual.
Proses ini sering berlangsung perlahan dan sulit dikenali oleh korban. Konotasi child grooming juga negatif, sering dikaitkan dengan maksud atau tujuan seksual dibaliknya.
Aurelie menuliskan bahwa relasi manipulatif tersebut bermula ketika ia masih remaja dan baru memulai karier di dunia hiburan. Pertemuan pertamanya dengan Bobby terjadi di lokasi syuting iklan, sebuah ruang kerja yang seharusnya menjadi lingkungan aman bagi pekerja muda.
Pria itu disebut berusia sekitar 29 tahun saat mulai mendekatinya. Perbedaan usia yang cukup jauh menciptakan ketimpangan kuasa yang besar.
Dalam kondisi tersebut, Aurelie mengaku sulit membedakan mana perhatian tulus dan mana bentuk kontrol yang perlahan menjeratnya.
Dalam memoar Broken Strings, Aurelie menggambarkan grooming sebagai proses yang berlangsung sistematis. Bobby ditampilkan sebagai figur yang secara perlahan mengisolasi dirinya dari lingkungan sekitar.
Kontrol terhadap cara berpakaian, pembatasan komunikasi dengan orang lain, hingga penanaman ketergantungan emosional menjadi bagian dari pola tersebut.
Hal-hal yang awalnya tampak seperti perlindungan berubah menjadi tekanan psikologis yang menggerus kebebasan dan jati diri Aurelie.
Ia mengaku baru menyadari kehilangan kendali atas hidupnya setelah dampak psikologis itu semakin berat.
Meski menggunakan nama samaran, sebagian publik mengaitkan sosok Bobby dengan Roby Tremonti. Dugaan ini muncul karena riwayat hubungan masa lalu yang pernah diakui Roby secara terbuka.
Dalam beberapa tayangan televisi pada awal 2025, Roby mengklaim pernah memiliki hubungan serius dengan Aurelie, bahkan menyebut adanya pernikahan. Ia mengatakan pernikahan tersebut terjadi pada Oktober 2011, saat Aurelie berusia 18 tahun.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022