
Ilustrasi Sunk Cost Fallacy. (Freepik)
4. Buat Batasan Sebelum Memulai
Sebelum kamu berinvestasi (waktu, tenaga, uang), tentukan batasan yang jelas. Misalnya, “Jika pengeluaran sudah melebihi X atau manfaatnya belum jelas, saya akan berhenti”. Strategi ini membuat keputusan “putus” lebih mudah dan terencana.
Dampak Sunk Cost Fallacy dalam Kehidupan
Ketika kita terus berpegang pada keputusan karena sudah berinvestasi banyak, kita bisa melewatkan peluang lain yang lebih menguntungkan itu disebut opportunity cost. Halodoc menyebut bahwa mempertahankan sesuatu hanya karena biaya hangus bisa menghambat fleksibilitas dan kemampuan adaptasi kita.
Lebih jauh, efek ini juga bisa menimbulkan stres, kecemasan, dan rasa bersalah karena terus mempertahankan sesuatu yang tidak sehat atau tidak produktif. Perasaan ini bisa mengganggu kesejahteraan emosional jika tidak ditangani dengan baik.
Dalam konteks bisnis, kebiasaan ini dapat membuat perusahaan terus menyuntik dana ke proyek yang gagal dan melewatkan peluang investasi lebih menjanjikan. Sementara secara pribadi, ini bisa muncul dalam hubungan, karier, atau komitmen lain yang seharusnya sudah dievaluasi ulang.
Mengenali sunk cost fallacy dalam diri kita adalah langkah awal yang sangat berharga karena dari sana kita bisa mulai mereset cara berpikir dan membuat keputusan yang lebih sehat. Dengan memahami sumber-sumber bias seperti loss aversion, disonansi kognitif, dan keterikatan ego, kita bisa lebih siap untuk berhenti ketika suatu pilihan tak lagi menguntungkan.
Menerapkan strategi seperti menilai ulang keputusan bersama orang lain, fokus pada masa depan, dan menetapkan batas investasi sejak awal bisa membantu kita melepaskan diri dari “jebakan biaya terlanjur” dan memilih jalan yang lebih rasional.
Yang tak kalah penting yaitu memberi ruang pada diri sendiri untuk belajar dari kesalahan tanpa terus menyesali masa lalu. Dengan begitu, kita membangun kebebasan psikologis untuk membuat keputusan terbaik ke depan bukan karena kita “sudah terlanjur”, tetapi karena kita memilih dengan bijak. (*)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
