Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 31 Oktober 2025 | 16.16 WIB

Menghilangkan Kutil dengan Asam Salisilat: Cara Aman dan Efektif Menurut Ahli

Ilustrasi serum yang mengandung asam salisilat (dok. stocksy) - Image

Ilustrasi serum yang mengandung asam salisilat (dok. stocksy)

JawaPos.com - Kutil adalah benjolan kecil yang tumbuh di permukaan kulit akibat infeksi virus. Meskipun umumnya tidak berbahaya dan dapat hilang dengan sendirinya, banyak orang memilih untuk menghilangkannya demi alasan penampilan atau kenyamanan. Salah satu metode yang paling populer dan mudah dijumpai untuk mengatasi kutil ialah penggunaan asam salisilat.

Kutil terbentuk ketika virus memicu pertumbuhan sel kulit secara berlebihan, sehingga muncul tonjolan kecil di permukaan kulit. Pada bagian tengah kutil sering terlihat titik-titik hitam kecil yang sebenarnya merupakan pembuluh darah yang tersumbat. Meski tidak menimbulkan bahaya serius, keberadaannya bisa terasa mengganggu, terutama jika muncul di area seperti tangan, kaki, atau wajah.

Virus penyebab kutil dapat menular melalui kontak langsung maupun tidak langsung. Karena itu, menjaga kebersihan kulit serta menghindari penggunaan bersama barang pribadi—seperti batu apung atau alat pengikir kuku—menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran infeksi.

Menurut laporan Medical News Today, penggunaan asam salisilat adalah salah satu cara paling umum dan mudah dilakukan untuk menghilangkan kutil, karena produk ini tersedia bebas di apotek tanpa memerlukan resep dokter.

Cara Kerja Asam Salisilat dalam Menghilangkan Kutil

Asam salisilat bekerja dengan cara melunakkan lapisan kulit yang menutupi kutil, lalu mengelupasnya sedikit demi sedikit. Selain itu, zat ini juga menimbulkan iritasi ringan yang merangsang sistem kekebalan tubuh untuk melawan virus penyebab kutil.

Dengan penggunaan rutin, asam salisilat dapat mengecilkan ukuran kutil hingga akhirnya menghilang sepenuhnya. Namun, proses ini memerlukan waktu dan ketelatenan, biasanya hingga 12 minggu.

Produk asam salisilat tersedia dalam berbagai bentuk seperti cairan, gel, plester, atau bantalan. Untuk hasil optimal, penggunaannya harus dilakukan dengan langkah yang benar.

Cara Menggunakan Asam Salisilat dengan Aman

Sebelum mengaplikasikan asam salisilat, rendam bagian kulit yang berkutil dalam air hangat selama 5–10 menit agar kulit menjadi lunak. Setelah itu, gosok permukaan kutil dengan batu apung atau papan pengikir kuku untuk mengangkat lapisan kulit mati. Selanjutnya, oleskan produk asam salisilat ke seluruh permukaan kutil dan biarkan mengering.

Langkah ini dapat diulang satu hingga dua kali sehari sesuai petunjuk produk. Jika muncul rasa sakit, perdarahan, atau lepuhan, hentikan pemakaian dan konsultasikan ke dokter.

Penting untuk tidak menggunakan alat pengikir yang sama untuk bagian kulit lain atau membaginya dengan orang lain, karena virus kutil mudah menyebar melalui benda yang terkontaminasi.

Selain itu, orang dengan diabetes, gangguan sirkulasi darah, atau masalah sistem kekebalan tidak disarankan menggunakan perawatan ini tanpa pengawasan dokter, karena risiko luka dan infeksi bisa meningkat.

Alternatif Lain Jika Asam Salisilat Tidak Efektif

Meskipun efektif bagi banyak orang, asam salisilat tidak selalu berhasil menghilangkan kutil. Faktor seperti ketebalan kulit, lokasi kutil, dan kekuatan sistem imun seseorang bisa memengaruhi hasil. Jika setelah penggunaan rutin selama tiga bulan tidak ada perubahan, dokter dapat merekomendasikan metode lain.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore