
seseorang yang menolak pergi ke dokter saat merasa sakit (Freepik/freepik)
JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menemui orang yang keras kepala menolak pergi ke dokter, bahkan ketika tubuhnya jelas memberi sinyal bahwa ada sesuatu yang tidak beres.
“Ah, cuma masuk angin,” atau “Nanti juga sembuh sendiri,” adalah kalimat yang kerap mereka ucapkan.
Sekilas terdengar seperti bentuk optimisme atau penghematan, namun dari sudut pandang psikologi, kebiasaan ini bisa mencerminkan lebih dari sekadar ketidaknyamanan terhadap rumah sakit.
Di balik penolakan itu, sering tersembunyi pola pikir, pengalaman emosional, dan karakter tertentu yang memengaruhi cara seseorang menghadapi sakit dan ketakutan terhadap ketidakpastian.
Dilansir dari Geediting pada Kamis (9/10), terdapat tujuh ciri psikologis yang kerap ditemukan pada orang yang menolak pergi ke dokter saat merasa sakit.
1. Memiliki Mekanisme Penyangkalan (Denial) yang Kuat
Penyangkalan adalah salah satu mekanisme pertahanan diri yang paling umum. Orang dengan pola ini cenderung menolak kenyataan yang membuatnya tidak nyaman, termasuk kemungkinan dirinya sakit.
Dalam psikologi, ini disebut avoidance coping, yaitu strategi untuk menghindari masalah dengan berpura-pura bahwa masalah itu tidak ada.
Mereka lebih memilih mengabaikan rasa sakit ketimbang menghadapinya karena takut mendengar kabar buruk.
Misalnya, seseorang merasa nyeri dada tapi berpikir itu hanya karena lelah, padahal tubuh sedang memberi tanda bahaya.
2. Takut Diagnosis Buruk (Health Anxiety)
Ada orang yang justru semakin cemas ketika memikirkan hasil pemeriksaan medis. Fenomena ini disebut iatrophobia — ketakutan terhadap dokter atau prosedur medis.
Mereka berpikir, “Kalau ke dokter nanti malah ketahuan penyakit parah,” sehingga memilih tidak memeriksa sama sekali.
Secara paradoks, rasa takut itu membuat mereka lebih rentan karena tidak mendapat pertolongan tepat waktu.
Ini mencerminkan kecemasan eksistensial yang mendalam: ketakutan menghadapi ketidakpastian hidup dan kematian.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
