
Ilustrasi seseorang menunda pekerjaan untuk bermain. (FREEPIK)
JawaPos.Com - Pernahkah kamu merasa waktu begitu cepat berlalu, sementara pekerjaan masih saja menumpuk?
Alih-alih segera menyelesaikannya, kita justru sibuk dengan hal lain seperti scroll media sosial, menonton video, atau sekadar rebahan. Fenomena ini dikenal dengan istilah procrastination atau kebiasaan menunda pekerjaan.
Dalam psikologi, menunda pekerjaan bukan semata-mata karena malas. Ada faktor yang lebih dalam, mulai dari keinginan mencari kesenangan instan, rasa takut gagal, hingga perfeksionisme yang membuat kita menunda untuk memulai. Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa otak manusia cenderung lebih memilih aktivitas yang cepat memberi rasa senang, meski konsekuensinya bisa merugikan diri sendiri.
Sayangnya, kebiasaan menunda pekerjaan seringkali membawa dampak negatif. Bukan hanya menurunkan produktivitas, tetapi juga menimbulkan stres, kecemasan, hingga rasa bersalah. Jika dibiarkan terus-menerus, procrastination bisa menjadi penghambat besar dalam pencapaian tujuan hidup.
Dilansir dari laman McLean Hospital, ada penjelasan dari psikologi kenapa kita suka menunda pekerjaan. Artikel ini akan mengupas tuntas penyebab menunda pekerjaan sekaligus memberikan cara mengatasi agar kamu bisa lebih fokus, disiplin, dan produktif setiap hari.
Merasa Bosan
Perasaan bosan adalah salah satu faktor utama yang membuat seseorang cenderung menunda pekerjaan. Ketika sebuah aktivitas dianggap membosankan, monoton, atau tidak memberikan rangsangan emosional yang cukup, otak kita secara otomatis mencari alternatif kegiatan yang lebih menyenangkan.
Inilah alasan mengapa scrolling media sosial, menonton video pendek, atau sekadar mengobrol dengan teman sering terasa lebih menarik dibandingkan menyelesaikan tugas penting. Secara psikologis, otak kita lebih menyukai aktivitas yang memberi kepuasan instan, sementara tugas yang dianggap membosankan biasanya menuntut fokus dan kesabaran tanpa hasil langsung.
Cara mengatasi suka menunda karena merasa bosan kamu bisa mengerjakan sesuatu dengan menambah elemen hiburan kecil seperti, mendengarkan musik saat bekerja. Cara lainya kamu bisa memecah tugas menjadi bagian-bagian kecil sehingga terasa lebih ringan, atau dirimu juga bisa dengan mencari suasana baru.
Kurang Percaya Pada Kemampuan Diri
Salah satu penyebab utama seseorang menunda-nunda adalah karena kurangnya rasa percaya diri terhadap kemampuan yang dimiliki. Ketika seseorang merasa ragu apakah ia mampu menyelesaikan suatu tugas, ia cenderung menunda memulainya. Pikiran seperti “Aku mungkin gagal”, “Hasilnya pasti tidak bagus”, atau “Orang lain bisa melakukannya lebih baik dariku” seringkali menjadi penghalang yang membuat kita enggan melangkah.
Menurut psikologi kurang kepercayaan diri biasanya berkaitan erat dengan rendahnya self-efficacy atau keyakinan bahwa diri mampu mengendalikan situasi dan mencapai tujuan. Ketika self-efficacy rendah, kita lebih rentan merasa kewalahan sebelum mencoba, sehingga muncul kecenderungan untuk menunda atau bahkan menghindari pekerjaan sama sekali.
Apabila ini terjadi padamu cara mengatasinya, penting untuk kamu melatih kepercayaan terhadap kemampuan diri melalui langkah-langkah kecil, seperti mulai dengan target sederhana, memberikan penghargaan pada pencapaian diri, dan berusaha fokus pada proses ketimbang hasil akhir. Dengan begitu, rasa percaya diri akan perlahan tumbuh, dan kebiasaan menunda karena rasa tidak mampu bisa berkurang.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
