
Ilustrasi stop jadi korban gaslighting (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Pernah mendengar istilah “gaslighting”? Lebih dari sekadar kata tren, gaslighting adalah bentuk manipulasi psikologis yang biasanya terjadi dalam hubungan yang tidak sehat.
Konsep ini sudah dikenal selama beberapa dekade, dan para ahli kesehatan mental menekankan bahwa fenomena ini dapat menimbulkan dampak emosional serius serta menghancurkan hubungan.
Gaslighting terjadi ketika seseorang mencoba mengontrol dan mendominasi orang lain dengan cara membuat korbannya meragukan diri sendiri.
Tindakan manipulatif ini membuat korban mempertanyakan realitas, ingatan, atau persepsi mereka, sehingga pelaku terlihat lebih berkuasa dan dominan.
Seiring waktu, korban gaslighting bisa mengalami kecemasan, depresi, hingga mental breakdown, karena perasaan ragu dan kehilangan kepercayaan diri terus menumpuk.
Penting untuk mengenali tanda-tanda gaslighting sejak awal agar dapat melindungi diri dan menjaga kesehatan mental.
Apa Itu Gaslighting?
Gaslighting adalah cara manipulasi psikologis dan emosional di mana seseorang berusaha membuat orang lain meragukan apa yang mereka lihat, rasakan, atau alami.
Akibatnya, korban bisa mulai mempertanyakan karakter, ingatan, atau bahkan kewarasannya.
Dilansir dari laman Everyday Health, menurut Robin Stern, PhD, penulis The Gaslight Effect dan salah satu pendiri sekaligus penasihat senior Yale Center for Emotional Intelligence di New Haven, Connecticut, menjelaskan bahwa gaslighting pada dasarnya adalah memanipulasi persepsi realitas orang lain.
Menurut National Domestic Abuse Hotline, gaslighting merupakan bentuk penyalahgunaan emosional yang sangat efektif yang memberikan pelaku gaslighting kekuasaan dan kontrol atas korban.
Pengalaman gaslighting bisa terjadi di mana saja, termasuk di lingkungan kerja atau rumah. Contohnya, ketika Anda merasa atasan mengambil kredit atas pekerjaan Anda, tetapi mereka menolak dan justru menuduh Anda yang mencoba mengklaim kerjaannya.
Atau ketika Anda menegur pasangan soal menghindari percakapan, tetapi mereka memutarbalikkan situasi sehingga Anda yang tampak salah.
Penyebab Gaslighting: Mengapa Pelaku Melakukannya?
Menurut laman halodoc.com, Orang yang melakukan gaslighting biasanya memiliki tujuan tersembunyi untuk mengontrol dan mendominasi orang lain.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
