Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 Juli 2025 | 01.41 WIB

9 Hal yang Dilakukan Orang dengan Kecerdasan Emosional Rendah dalam Percakapan yang Langsung Membuat Orang Lain Tidak Nyaman

Ilustrasi. (Pexels.com) - Image

Ilustrasi. (Pexels.com)

JawaPos.com - Ada semacam getaran tertentu yang muncul saat kamu berbicara dengan seseorang yang tampaknya tidak memahami dinamika sosial. 

Percakapan terasa kaku, melelahkan, atau seperti jalan satu arah. Kamu mungkin bertanya-tanya mengapa tiba-tiba muncul dorongan untuk bersembunyi di balik selimut dengan headphone dan secangkir teh.

Kemungkinan besar, kamu sedang berhadapan dengan seseorang yang memiliki kecerdasan emosional rendah

Meskipun tidak semua orang perlu menjadi ahli komunikasi, kesadaran emosional dasar sangat penting untuk menjaga interaksi sosial tetap sehat. Tanpa itu? Segalanya bisa terasa canggung dengan sangat cepat.

Dilansir dari VegOut, berikut sembilan perilaku dalam percakapan yang sering dilakukan orang dengan EQ rendah dan bagaimana hal itu membuat orang lain ingin segera mengakhiri pembicaraan.

1. Mendominasi Percakapan Seperti Podcast Pribadi

Orang dengan EQ rendah sering menyamakan “banyak bicara” dengan “terhubung”. Mereka melompat dari satu cerita ke cerita lain tanpa jeda, tanpa bertanya balik, atau membaca ekspresimu. 

Tahu-tahu, sudah sepuluh menit berlalu dan kamu belum sempat bicara sepatah kata pun.

Mengapa ini membuat tidak nyaman? Karena kamu akan merasa seperti tidak dianggap ada. Ini bukan percakapan, melainkan pertunjukan satu arah.

Contoh nyata: Seseorang bisa mengoceh selama 20 menit tentang portofolio kripto mereka tanpa sekalipun bertanya pekerjaanmu. Ketika kamu menyebutkan bahwa kamu seorang penulis, responsnya hanya, “Oh, keren. Jadi, balik lagi soal Ethereum…”

2. Tidak Bisa Membaca Suasana Ruangan atau Ekspresimu

Orang dengan EQ rendah cenderung buta terhadap isyarat sosial. Kamu mungkin sudah bersandar menjauh, menyilangkan tangan, atau bahkan melirik jam berkali-kali, tapi mereka tetap bicara seolah kamu patung pameran.

Mengapa ini membuat tidak nyaman? Karena tanpa kemampuan membaca suasana, percakapan menjadi terasa dipaksakan dan melelahkan. Saat kamu harus pura-pura menerima telepon demi kabur, itu sudah jadi tanda besar.

3. Terlalu Cepat Membuka Diri

Baru lima menit mengobrol, dan sudah mendengar curhatan mendalam tentang mantan pacar mereka? Ini bukan keintiman melainkan pemaksaan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore