Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 28 Februari 2025 | 20.31 WIB

Inilah 7 Pengorbanan Orang Tua yang Mungkin Tidak Pernah Dimengerti Anak-Anaknya Menurut Psikologi, Apa Saja?

Kenapa Orang Tua Tidak Pernah Minta Maaf Kepada Anak?. (Freepik) - Image

Kenapa Orang Tua Tidak Pernah Minta Maaf Kepada Anak?. (Freepik)

JawaPos.com – Tidak ada yang dapat benar-benar mengukur dalamnya cinta orang tua. Mereka melakukan begitu banyak hal di balik layar yang sering kali tidak disadari oleh anak-anak. 

Bahkan, beberapa pengorbanan mereka mungkin tidak pernah sepenuhnya dimengerti, terutama ketika anak-anak masih muda dan belum memiliki perspektif yang lebih dewasa. 

Menurut psikologi, ini adalah hal yang sangat wajar.

Mengapa begitu? Karena anak-anak cenderung melihat dunia dari sudut pandang mereka sendiri, tanpa menyadari betapa banyak upaya yang dilakukan orang tua untuk membuat segalanya terlihat mudah dan nyaman. 

Dilansir dari Geediting pada Jumat (28/2), terdapat tujuh pengorbanan orang tua yang sering kali tidak dipahami oleh anak-anaknya, namun memiliki dampak besar dalam membentuk masa depan mereka.

1. Mengorbankan waktu pribadi dan kebebasan

Menjadi orang tua berarti meletakkan kebutuhan anak di atas kebutuhan pribadi. Psikologi perkembangan menunjukkan bahwa anak-anak membutuhkan perhatian dan keterlibatan yang konsisten dari orang tua mereka, untuk berkembang dengan baik secara emosional dan sosial.

Orang tua sering kali harus mengesampingkan waktu untuk diri mereka sendiri—waktu yang seharusnya bisa digunakan untuk bersantai, mengejar hobi, atau bahkan sekadar tidur nyenyak. 

Saat anak-anak bangun tengah malam karena sakit atau mimpi buruk, orang tua selalu ada tanpa mengeluh. Semua ini dilakukan agar anak merasa aman dan dicintai.

Namun, pengorbanan ini sering kali tidak terlihat oleh anak-anak, yang mungkin menganggap perhatian dan kehadiran orang tua sebagai sesuatu yang biasa dan sudah seharusnya.

2. Menunda impian dan ambisi pribadi

Tidak sedikit orang tua yang rela menunda, atau bahkan mengorbankan, impian dan ambisi pribadi demi kesejahteraan anak-anaknya. 

Mereka mungkin menunda karir, pendidikan lanjutan, atau impian traveling keliling dunia agar bisa fokus membesarkan anak.

Menurut teori motivasi Abraham Maslow, kebutuhan dasar seperti keamanan dan kenyamanan anak menjadi prioritas utama bagi orang tua, sering kali melebihi kebutuhan aktualisasi diri mereka sendiri. 

Anak-anak jarang menyadari betapa besar harga yang dibayar orang tua dalam hal ini, karena fokus mereka masih pada diri sendiri dan kehidupan sehari-hari.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore