Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Februari 2025 | 23.24 WIB

Ciri Kepribadian Orang yang Menganggap Kebahagiaan Hanya Ditentukan oleh Uang, Menurut Psikologi

Ilustrasi- Orang yang menganggap kebahagiaan bergantung pada uang (stocking-freepik) - Image

Ilustrasi- Orang yang menganggap kebahagiaan bergantung pada uang (stocking-freepik)

JawaPos.com - Banyak orang percaya bahwa uang adalah kunci utama kebahagiaan. Mereka meyakini bahwa dengan kekayaan yang melimpah, semua masalah dapat teratasi dan hidup akan selalu terasa menyenangkan.

Namun, psikologi menunjukkan bahwa kebahagiaan tidak hanya ditentukan oleh uang semata. Orang yang terlalu mengaitkan kebahagiaan dengan kekayaan cenderung memiliki cara pandang yang sempit dan sering kali mengalami tekanan emosional yang tinggi.

Mereka mungkin merasa tidak pernah puas, mengalami stres berlebihan, atau bahkan mengabaikan aspek penting dalam hidup seperti hubungan sosial dan kesejahteraan mental.

Melansir News Reports, berikut adalah beberapa ciri kepribadian orang yang menganggap kebahagiaan hanya ditentukan oleh uang, menurut psikologi.

1) Terobsesi dengan Status

Orang yang meyakini bahwa uang adalah sumber utama kebahagiaan sering kali terobsesi dengan status sosial. Mereka ingin diakui sebagai orang sukses dan cenderung membandingkan diri dengan orang lain berdasarkan pencapaian finansial.

Mereka juga lebih peduli dengan bagaimana mereka dipandang oleh lingkungan daripada kebahagiaan batin yang sejati.

2) Tidak Pernah Puas

Meskipun memiliki banyak harta, mereka sulit merasa puas. Mereka selalu menginginkan lebih, baik itu dalam bentuk uang, barang mewah, atau pencapaian material lainnya.

Hal ini bisa membuat mereka terjebak dalam siklus tanpa akhir di mana mereka terus bekerja keras tanpa benar-benar menikmati hasil yang sudah mereka peroleh.

3) Tingkat Stres yang Tinggi

Kecemasan tentang uang sering kali menjadi penyebab utama stres bagi orang-orang yang menganggap kebahagiaan hanya berasal dari kekayaan.

Mereka merasa tertekan untuk selalu menghasilkan lebih banyak dan takut kehilangan apa yang telah mereka kumpulkan. Kondisi ini dapat memicu gangguan kecemasan, insomnia, hingga masalah kesehatan mental lainnya.

4) Kurangnya Kepuasan Hidup

Karena fokus utama mereka adalah uang, mereka sering kali mengabaikan aspek lain dalam hidup yang bisa memberikan kebahagiaan, seperti hubungan sosial, waktu luang, dan kesehatan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore