Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 Februari 2025 | 04.36 WIB

Orang-orang yang Berpura-pura Sukses Tapi Sebenarnya Bangkrut Seringkali Menunjukkan 10 Perilaku Ini, Apa Saja?

Ilustrasi sepuluh perilaku yang cenderung ditunjukkan oleh orang-orang yang tampak sukses tetapi sebenarnya bangkrut.

JawaPos.com - Beberapa orang berusaha agar terlihat sukses, bahkan ketika rekening bank mereka menunjukkan kisah yang sangat berbeda. Hal ini tidak selalu mudah dikenali, tetapi jika diperhatikan, ada perilaku tertentu yang dapat mengungkapkannya.

Berpura-pura memiliki segalanya seringkali membutuhkan usaha lebih besar daripada benar-benar berusaha mencapai kesuksesan yang sesungguhnya. Mungkin ini tentang membuat orang lain terkesan, menjaga penampilan, atau menghindari pembicaraan sulit tentang uang.

Apapun alasannya, kebiasaan ini bisa jadi sangat umum. Dilansir dari Geediting, terdapat sepuluh perilaku yang cenderung ditunjukkan oleh orang-orang yang tampak sukses tetapi sebenarnya bangkrut. Pola perilaku ini mengungkapkan lebih dari sekedar apa yang tampak.

1. Memprioritaskan terlihat kaya

Salah satu tanda terbesar adalah ketika seseorang lebih fokus pada penampilan sukses daripada benar-benar membangun kekayaan. Mereka akan berfoya-foya dengan pakaian desainer, mobil mewah, atau gadget mahal.

Ini bukan karena mereka mampu membelinya, tetapi karena mereka ingin orang lain berpikir bahwa mereka mampu. Ini semua tentang citra. Namun, yang tidak orang lain lihat adalah hutang kartu kredit yang menumpuk di balik layar atau gaya hidup pas-pasan yang membuat mereka terkungkung.

Alih-alih berupaya mencapai stabilitas keuangan jangka panjang, mereka terjebak dalam siklus belanja hanya untuk membuat orang lain terkesan. Padahal, kesuksesan sejati tidak harus mencolok.

Namun bagi mereka yang berpura-pura, yang terpenting adalah menjaga penampilan, bahkan jika itu menghabiskan biaya yang tidak dapat mereka tanggung.

2. Menghindari berbicara tentang uang secara detail

Setiap kali topik tentang uang muncul, seperti penganggaran atau menabung, mereka akan segera mengalihkan topik pembicaraan atau memberikan jawaban yang tidak jelas, seperti rinciannya tidak ada, atau mereka tidak mau mengakuinya.

Orang yang berpura-pura seringkali menghindar dari pembicaraan tentang uang karena berisiko mengungkap kebenaran. Membicarakan hal yang spesifik, seperti tujuan menabung atau berapa biaya sebenarnya sesuatu memerlukan transparansi, dan itu bukanlah sesuatu yang siap mereka bagikan.

3. Terus menerus mengejar tren

Orang yang berpura-pura sukses seringkali merasa perlu untuk mengikuti setiap tren, apakah itu memiliki ponsel terbaru, mengenakan mode terkini, atau terlihat di tempat paling populer di kota.

Mereka menyamakan menjadi trendi dengan terlihat sukses, bahkan jika itu berarti harus menguras keuangan mereka hingga titik puncaknya. Perilaku ini bukan hanya tentang preferensi pribadi, tetapi ini berakar pada psikologi.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore