
Ilustrasi seseorang yang dapat membangun kedekatan dengan cucunya, hingga cucunya pun senang menghabiskan waktu bersamanya. (freepik/ namii9)
JawaPos.com - Membangun kedekatan dengan cucu adalah impian bagi setiap kakek dan nenek.
Tidak hanya memberikan kesempatan untuk berbagi kebahagiaan, tetapi juga membentuk ikatan emosional yang kuat yang dapat bertahan seumur hidup.
Namun, meskipun niat baik sudah ada, beberapa kebiasaan dan perilaku yang tidak disadari justru bisa menciptakan jarak antara Anda dan cucu.
Terkadang, meskipun kita ingin mendekatkan diri, tindakan kita justru berisiko membuat mereka merasa tidak nyaman atau enggan mendekat.
Agar hubungan dengan cucu semakin erat dan mereka senang menghabiskan waktu bersama Anda, penting untuk menghindari beberapa hal yang bisa menghambat terciptanya kedekatan tersebut.
Dilansir dari laman Small Business Bonfire pada Senin (3/2), berikut merupakan 8 hal yang harus dihindari agar Anda dapat membangun kedekatan dengan cucu, hingga mereka pun senang menghabiskan waktu bersama Anda.
1. Terlalu Cepat Menilai
Terkadang, kita tanpa sadar terlalu cepat memberikan penilaian terhadap pilihan atau kebiasaan cucu kita. Bisa jadi kita merasa perlu untuk memberikan nasihat atau mengoreksi mereka.
Namun, penting untuk diingat bahwa setiap orang, termasuk cucu, memiliki cara hidup dan pandangannya sendiri. Ketika kita membiarkan penilaian kita terlihat jelas, mereka akan merasa terasing dan kurang diterima.
Hal ini akan membuat mereka menutup diri, menghindari kita, atau merasa tidak nyaman berbicara dengan kita.
Sebaliknya, jika kita berusaha untuk menerima mereka tanpa menghakimi, mereka akan merasa lebih dihargai dan lebih terbuka untuk berbagi cerita atau masalah dengan kita.
Cobalah untuk lebih memahami pandangan mereka dan memberi dukungan tanpa syarat. Hal ini akan mempererat hubungan kita dan membuat cucu merasa lebih dekat dengan kita.
2. Menguasai Percakapan
Terkadang, kita terlalu asyik menceritakan kisah-kisah masa lalu, pencapaian, atau pengalaman pribadi kita, dan berharap itu akan membuat cucu kita tertarik atau terhibur.
Padahal, terlalu mendominasi percakapan bisa membuat mereka merasa terpinggirkan atau bosan. Cucu kita juga memiliki cerita, pengalaman, dan pemikiran yang ingin mereka bagikan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
