
5 bahasa tubuh yang harus dihindari saat wawancara
JawaPos.com - Mempersiapkan diri untuk wawancara kerja adalah proses holistik di mana Anda memutuskan apa yang akan Anda kenakan, apa yang harus Anda tanyakan, dan bagaimana cara menjawab pertanyaan yang paling sering diajukan selama wawancara.
Nah, sama pentingnya untuk melatih kemampuan Anda agar terlihat menonjol dalam wawancara, Anda juga harus mempersiapkan penampilan diri Anda. Di sinilah bahasa tubuh berperan.
Bahasa tubuh merupakan bagian penting dari pengembangan kepribadian. Bahasa tubuh merupakan komunikasi non-verbal yang akan dibaca oleh pewawancara melalui gerakan tangan, ekspresi wajah, postur tubuh, gerakan mata, dan lain-lain.
Kadang-kadang, meskipun Anda menjawab semua pertanyaan tetapi postur tubuh atau gerakan Anda menunjukkan sisi lain dari diri Anda, peluang Anda untuk diterima menjadi rendah.
Dalam artikel ini yang dikutip dari Jagran Josh, Jumat (17/1), kita akan membahas gerakan-gerakan atau bahasa tubuh yang harus Anda hindari saat menghadapi wawancara.
1. Jabat Tangan yang Terlalu Lemah dan Kurangnya Kontak Mata
Jabat tangan yang kuat dan baik merupakan salah satu isyarat bahasa tubuh yang paling kuat dan positif.
Jika tangan Anda dingin dan berkeringat, hal itu dapat dianggap sebagai isyarat yang buruk. Jabat tangan yang lemah disebut sebagai jabat tangan ikan basah.
Mengulurkan tangan sebelum menyeka tangan dengan sapu tangan tidak hanya menunjukkan kebersihan yang buruk, tetapi juga menunjukkan kegugupan dan kurangnya rasa percaya diri.
Sedangkan jika Anda menggenggam tangan pewawancara atau manajemen senior terlalu erat saat menyapa mereka, hal itu dapat menunjukkan kurangnya sopan santun dan dominasi.
Seseorang harus menghindari jabat tangan yang lemah atau jabat tangan yang terlalu kuat.
Jabat tangan yang cukup kuat dan kuat di mana Anda mencoba menyamai kekuatan jabat tangan pewawancara agar tampak percaya diri dan terkendali.
Selain itu, hal penting lainnya yaitu kurangnya kontak mata. Ini adalah kesalahan bahasa tubuh lain yang harus dihindari selama wawancara.
Anda tidak boleh melihat ke tempat lain di ruangan atau ke kaki Anda saat menjawab pertanyaan. Lakukan kontak mata langsung dengan pewawancara untuk membangun koneksi dan hubungan baik.
Namun, hindari menatap pewawancara. Jadi sekarang Anda tahu bahwa duduk tegak atau berdiri tegak dan melakukan kontak mata yang kuat akan membantu Anda tampak percaya diri dan kompeten.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
