
Ilustrasi pria sedang mengalami mental load. (Freepik)
JawaPos.com – Mental load atau yang biasa disebut dengan Beban mental sering kali dikaitkan dengan konteks produktivitas yang mencakup upaya kognitif dan pertimbangan akan keterlibatannya dalam perencanaan, pengorganisasian, dan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab.
Mental load atau beban mental sering kali berkaitan dengan pengelolaan berbagai aspek kehidupan, yang berkontribusi signifikan terhadap kesejahteraan dan efisiensi seseorang secara keseluruhan.
Asal mula mental load berasal dari wacana sosiologis dan psikologis, yang menyoroti distribusi kerja kognitif yang tidak merata dalam rumah tangga hingga tempat kerja.
Sumber permasalahannya dapat ditelusuri hingga kompleksitas dalam menyeimbangkan kewajiban pribadi, profesional, dan keluarga.
Melansir dari laman Lark Suit, berikut hal-hal yang berkaitan dengan Mental Load kerap dirasakan oleh beberapa orang.
Macam-macam mental load
1. Beban emosional: Beban ini sering muncul pada tenaga emosional dan empati yang dibutuhkan untuk mengelola hubungan dan tanggung jawab keluarga.
2. Beban perencanaan logistik: Orang yang mengalami beban ini sering kali dibebani oleh tugas yang berkaitan dengan perencanaan dan pengorganisasian terperinci yang diperlukan untuk mengatur rutinitas, tugas, dan jadwal harian.
3. Beban manajemen kognitif: Sering kali orang yang mengalami beban ini mengalami hal yang sulit dengan dibutuhkan untuk membuat keputusan, memecahkan masalah, dan mengerjakan banyak tugas secara efektif.
Kalangan orang yang mengalami mental load
1. Para pekerja profesional: Seseorang yang sangat produktif dalan pekerjaannya sering kali menyeimbangkan tuntutan karier dengan tanggung jawab pribadi akan memperbesar beban mental.
2. Orang Tua atau pengasuh: Beban mental juga kerap dialami oleh orang tua ataupun pengasuh. Dimana mereka dituntut mengelola pekerjaan kognitif yang terkait dengan pengasuhan anak, tugas rumah tangga, dan kewajiban keluarga.
3. Mahasiswa atau akademisi: Pelajar hingga mahasiswa sering kali terserang mental load. Dikarenakan mereka dituntut untuk menyeimbangkan kegiatan akademis, kegiatan ekstrakurikuler, hingga komitmen pribadi menyebabkan beban mental yang signifikan.
Cara mengatasi mental load
1. Penilaian diri: Renungkan komitmen pribadi dan profesional untuk mengidentifikasi titik panas beban kognitif dan pemicu stres.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
