
Ilustrasi kalender tahun 2025 (freepik)
JawaPos.com – Setiap tanggal biasanya memiliki momentumnya masing-masing. Sayangnya, hal ini bisa saja tidak tercantum di kalender sehingga tak banyak yang tau jika ada beberapa momen penting yang diperingati secara bersamaan.
Lantas 4 Januari merupakan hari apa? Jatuh pada hari Sabtu, 4 Januari 2025, ternyata bertepatan dengan sejumlah peringatan kelas internasional. Total ada tiga perayaan penting, salah satunya adalah hari hipnotisme sedunia.
Berikut rangkuman secara singkat mengenai tiga momentum yang diperingati tiap 4 Januari di setiap tahunnya.
Hari Hipnotisme Dunia
Hari hipnotisme dunia atau yang juga dikenal dengan ‘World Hypnotism Day’ diperingati untuk mengikis kesalahpahaman dan mitos masyarakat tentang hipnotisme.
Hipnotis bukan hanya sekadar hiburan atau trik sulap seperti yang sering kita lihat di televisi, tetapi merupakan teknik yang diakui secara medis untuk membantu mengatasi berbagai masalah seperti kecemasan, insomnia, hingga kebiasaan buruk seperti merokok.
Melansir dari laman National Today, sejarah hipnosis dalam ilmu pengetahuan Barat dimulai pada tahun 1770. Franz Mesmer, seorang dokter asal Jerman yang lahir pada tahun 1734, menggunakan hipnosis sebagai terapi untuk pasiennya di Wina dan Paris.
Metode Mesmer menarik perhatian praktisi medis lainnya dan dikenal sebagai mesmerisme, sesuai namanya. Namun, hipnotis saat itu sering dianggap sebagai praktik mistis sehingga ditentang.
Persepsi negatif tersebut akhirnya memunculkan mitos-mitos yang membuat masyarakat salah kaprah mengenai hipnosis.
Untuk menepis kesalahpahaman tersebut, seorang hipnoterapis bersertifikat bernama Tom Nicoli bersama Komite Hari Hipnotisme Sedunia memulai peringatan Hari Hipnotisme Sedunia pada tahun 2004. Tujuannya adalah untuk mengedukasi masyarakat dan mempromosikan manfaat dari hipnotis.
Awal peringatan tersebut dipenuhi dengan upaya untuk meluruskan mitos, memberikan konsultasi gratis, dan menyadarkan publik tentang peran hipnotis dalam dunia kesehatan. Hipnotis terbukti bisa membantu meningkatkan kualitas tidur, mengurangi kecemasan, dan meningkatkan relaksasi untuk kesejahteraan yang lebih baik.
Hari Braille Sedunia
Peringatan kedua yang jatuh pada 4 Januari adalah hari braille sedunia. Momen ini baru pertama kali dirayakan pada 2019 silam dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan pentingnya braille sebagai alat komunikasi (membaca dan menulis).
Selain itu, momen ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya aksesibilitas dan kemandirian bagi penyandang tunanetra atau gangguan penglihatan.
Sebagai informasi, braille adalah representasi taktil dari simbol alfabet dan numerik menggunakan enam titik untuk mewakili setiap huruf dan angka, termasuk simbol musik, matematik dan simbol ilmiah. Nama Braille dipilih berdasarkan nama penciptanya, yaitu Louis Braille.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
