Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 23 Desember 2024 | 00.33 WIB

Orang yang Memelihara Ingatannya Tetap Tajam di Usia 70-an dan Seterusnya, Sering Menunjukkan 7 Kebiasaan Ini

Ilustrasi orang berusia 70-an. (Unsplash.com/DanielSchneeman) - Image

Ilustrasi orang berusia 70-an. (Unsplash.com/DanielSchneeman)

JawaPos.com - Memiliki ingatan yang kuat bahkan hingga lanjut usia merupakan hal yang tidak mudah, bahkan sifat pelupa ini banyak dialami anak muda.

Dikutip dari laman IHC Telemed,

Orang yang memelihara ingatannya tetap tajam di usia 70-an dan seterusnya, sering menunjukkan 7 kebiasaan ini. Salah satunya adalah tidak pernah berhenti belajar.

ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang tidak memiliki ingatan yang tajam, yakni asupan nutriai tidak terpenuhi, konsumsi obat-obatan, kurang tidur, dan lain-lain.

Namun ada kehebatan tersendiri jika orang yang sudah lanjut usia dan ingatannya tetap tajam, dan itu membuktikan bahwa tidak semua orang tua menjadi pelupa.

Dilansir dari laman Blog Herald pada (22/12), orang yang memelihara ingatannya hingga usia 70-an, sering menunjukkan 7 kebiasaan ini.

1. Tidak pernah berhenti belajar

Ini bisa berupa membaca, mengerjakan teka-teki, atau bahkan mengambil hobi baru. Kuncinya adalah menjaga otak tetap aktif dan terlibat.

Sama seperti otot, otak membutuhkan latihan teratur agar tetap bugar. Terlibat dalam aktivitas yang menantang pikiran, dapat membantu menjaga fungsi kognitif, dan mencegah kehilangan memori.

2. Tetap bersosialisasi

Mereka selalu mengobrol dengan tetangga, berpartisipasi dalam acara komunitas, serta tetap terhubung dengan keluarga dan teman.

Keterlibatan sosial ini bukan hanya untuk bersenang-senang, tapi juga merupakan bagian penting untuk menjaga pikiran mereka tetap tajam.

3. Aktivitas fisik secara teratur

Bukan hanya latihan mental yang dapat menjaga otak seseorang tetap tajam, latihan fisik juga memainkan peran penting. Faktanya, penelitian telah menunjukkan bahwa sesuatu yang sederhana seperti berjalan kaki setiap hari dapat mengurangi risiko Alzheimer hingga 50%.

Olahraga meningkatkan aliran darah ke otak, membantu pengiriman oksigen, dan nutrisi yang dibutuhkan otak kita untuk berfungsi secara optimal. Ini juga membantu dalam produksi bahan kimia yang melindungi otak.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore