
ilustrasi penggunaan media sosial pada remaja
JawaPos.com - Indonesia merupakan negara dengan jumlah pengguna media sosial TikTok terbesar di dunia.
Dilansir JawaPos.com dari Oberlo, berdasarkan data terbaru Desember 2024, Indonesia memiliki 165,1 juta TikToker atau pengguna TikTok.
Hal ini perlu menjadi perhatian karena berdasarkan studi University of Tennessee, ada beberapa elemen otak yang sedang berkembang pada remaja yang membuat mereka rentan terhadap kecanduan TikTok.
Statistik durasi scrolling TikTok menunjukkan bahwa kaum muda dianggap sangat berisiko untuk berpotensi mengembangkan kecanduan pada platform media sosial seperti TikTok.
Dilansir JawaPos.com dari addictioncenter.com, orang-orang yang mengalami kecanduan scrolling TikTok akan menunjukkan beberapa tanda-tanda yang bisa diperhatikan dengan seksama.
Yang pertama adalah keinginan yang tak terkendali untuk masuk dan tetap berada di aplikasi TikTok, serta pikiran untuk terus-menerus menggunakannya.
Selanjutnya, mereka menghabiskan lebih banyak waktu di TikTok untuk merasakan tingkat kepuasan yang sama seperti saat penggunaan sebelumnya.
Selain itu juga terjadi perubahan suasana hati, kecemasan, dan kegelisahan saat tidak dapat mengakses TikTok.
Mereka yang sudah kecanduan juga cenderung mengabaikan area kehidupan sehari-hari karena penggunaan yang berlebihan.
Terakhir, mereka juga merasa sulit untuk mengendalikan keinginan menggunakan platform atau mengurangi waktu yang dihabiskan di sana.
Kecanduan TikTok terbukti berkorelasi dengan efek negatif pada kesehatan mental, termasuk peningkatan tingkat depresi, stres, dan kecemasan.
Hal tersebut disebabkan karena beberapa penggunanya terus scrolling untuk menghindari perasaan kesepian dan kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain dalam kehidupan nyata, yang menyebabkan waktu yang dihabiskan berlebihan di platform tersebut.
Kebiasaan itu dapat menimbulkan dampak berpotensi membahayakan, yaitu menyebabkan seseorang kehilangan kesadaran akan keberadaan mereka dan apa yang terjadi di sekitar mereka.
Orang yang menggunakan TikTok selama lebih dari satu jam sehari cenderung kecanduan, dan sering kali tidak menyadari sudah berapa lama mereka menggunakannya.
Mengetahui bagaimana dan mengapa TikTok dapat menjadi masalah dapat membantu orangtua dan orang lain membuat strategi untuk menurunkan risiko kecanduan.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
