
Ilustrasi gaya hidup hemat. (Pexels.com/cottonbrostudio)
JawaPos.com - Bicara soal keuangan memang selalu sensitif, entah dari cara mendapatkan hingga mengelolanya dengan tepat. Setiap tahunnya kita perlu mengevaluasi dan memperbaikinya agar mencapai "financial freedom".
Mungkin diantara kita juga sering tergoda untuk membeli barang mewah, makan enak setiap hari, atau berlibur ke tempat wisata yang sedang hits. Tapi semua itu jika dilakukan secara terus-menerus, akan mengganggu sistem keuangan, bahkan lebih parahnya bisa meninggalkan utang.
Melansir dari laman Blog Herald pada (05/12), ada 9 kebiasaan hemat yang sering terlupakan, tapi bisa membantu keuanganmu di tahun 2025, diantaranya.
1. Merangkul seni penggunaan kembali
Dalam masyarakat kita yang suka membuang sampah sembarangan, sampah milik seseorang merupakan harta bagi orang lain. Tapi pada hakikatnya, tidak ada yang terbuang dan semuanya digunakan kembali.
Seperi halnya kaos bekas bisa diubah menjadi kain pembersi, toples kaca bisa digunakan untuk penyimpanan, sisa makanan dapat diubah secara kreatif menjadi makanan baru.
Penggunaan kembali tidak hanya menghemat uang tetapi juga mengurangi pemborosan, menjadikannya situasi yang saling menguntungkan.
2. Menerapkan 'Hari Tanpa Belanja'
Pada tahun 2025, cara sederhana namun efektif untuk menghemat uang adalah dengan menerapkan 'Hari Tanpa Belanja’ seminggu sekali. Seperti tidak belanja online, tidak membeli makanan untuk dibawa pulang setelah bepergian, dan juga tidak singgah di warung makan atau kedai kopi.
Ini lebih dari sekedar menabung beberapa rupiah, tapi tentang belajar menghargai hal yang sudah dimiliki dan menyadari bahwa tidak perlu mengeluarkan uang untuk menikmati hari.
3. Menanam makanan sendiri
Menanam makanan sendiri adalah cara luar biasa untuk menghemat uang dan makan lebih sehat, ini adalah kebiasaan hemat yang terlupakan dan patut dibangkitkan kembali.
Kamu tidak memerlukan halaman belakang yang luas untuk memulai berkebun, bahkan dengan balkon kecil pun bisa menampung pot tanaman hijau, tomat, atau cabai.
Berkebun juga tidak hanya menghemat uang untuk belanjaan, tetapi juga memberikan rasa pencapaian.
4. Melakukan dan memperbaiki
Di dunia mode cepat dan barang-barang sekali pakai, konsep memperbaiki barang milik kita sudah agak ketinggalan jaman. Tapi ‘melakukan dan memperbaiki’ dulunya merupakan sebuah gaya hidup.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
