Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 November 2024 | 19.52 WIB

Ciri-ciri Kebaikan Palsu: 8 Tanda Seseorang Hanya Bersikap Baik Saat Ada Sesuatu yang Menguntungkan Baginya Menurut Psikologi

Ilustrasi seseorang yang kebaikannya palsu dan hanya bersikap baik saat ada sesuatu yang menguntungkan baginya. - Image

Ilustrasi seseorang yang kebaikannya palsu dan hanya bersikap baik saat ada sesuatu yang menguntungkan baginya.

JawaPos.com - Dalam kehidupan sosial, kita sering kali bertemu dengan berbagai macam orang, namun tidak semua dari mereka menunjukkan kebaikan yang tulus.

Ada beberapa individu yang hanya bersikap baik ketika ada keuntungan yang bisa mereka peroleh.

Terkadang, sulit bagi kita untuk membedakan apakah kebaikan yang ditunjukkan benar-benar tulus atau hanya sekadar kepura-puraan.

Menurut psikologi, ada beberapa ciri khas yang bisa mengindikasikan seseorang hanya baik saat ada sesuatu yang menguntungkan baginya.

Dalam artikel ini, kita akan mengulas beberapa tanda yang dapat membantu Anda mengenali kebaikan palsu agar Anda tidak dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak tulus dalam hubungan sosial.

Dilansir dari laman Global English Editing pada Jumat (29/11), berikut merupakan 8 tanda kebaikan palsu, di mana seseorang hanya bersikap baik saat ada sesuatu yang menguntungkan baginya, menurut psikologi.

1. Mereka selektif dalam memberikan kebaikan

Orang yang hanya baik ketika ada sesuatu yang menguntungkan bagi mereka cenderung sangat memilih siapa yang akan mereka beri kebaikan.

Mereka akan sangat baik kepada orang-orang yang mereka anggap bisa memberi mereka sesuatu, seperti atasan, teman populer, atau orang yang bisa membantu mereka mencapai tujuan.

Namun, kepada orang yang mereka anggap tidak memberikan keuntungan, mereka akan bersikap dingin atau bahkan tidak peduli.

Kebaikan mereka hanya diberikan kepada orang-orang yang mereka anggap "bernilai", sementara mereka sering mengabaikan orang yang tidak bisa memberi mereka apa-apa.

2. Mereka tidak menghormati batasan orang lain

Orang yang hanya baik ketika ada sesuatu yang menguntungkan bagi mereka sering kali tidak menghormati batasan orang lain.

Mereka cenderung melihat batasan sebagai halangan yang harus diatasi untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Misalnya, mereka bisa saja memaksa kita untuk melakukan sesuatu yang membuat kita tidak nyaman, atau mengabaikan kebutuhan kita demi tujuan mereka sendiri.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore