Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 27 November 2024 | 14.39 WIB

Orang yang Selalu Bangun Kesiangan Tapi Tetap Merasa Lelah dan Ngantuk, Biasanya Menunjukkan 9 Perilaku

Ilustrasi seorang perempuan yang baru bangun tidur di pagi hari. - Image

Ilustrasi seorang perempuan yang baru bangun tidur di pagi hari.

JawaPos.com - Orang yang selalu bangun kesiangan, biasanya memiliki jam tidur penuh bahkan lebih, dan seharusnya mereka bisa segar kembali untuk menjalankan aktivitas.

Namun kenyataannya tidak, ada beberapa orang yang selalu bangun kesiangan tapi tetap merasa lelah dan ngantuk. Melansir dari laman Personal Branding pada (27/11) biasanya mereka menunjukkan 9 perilaku ini :

1. Selalu menekan tombol snooze pada alarm

Kita semua pernah mengalami alarm yang terus berbunyi, tapi masih tertidur lelap, dan tombol snooze sepertinya merupakan pelarian yang manis.

Tapi inilah kejutannya, meskipun kamu berpikir bahwa tindakan ini memberikan waktu istirahat beberapa menit lagi, sebenarnya sedang mempersulit tubuh untuk bangun.

Pasalnya, tombol snooze mengganggu siklus tidur sehingga membuat merasa lelah saat bangun.

Jadi jika kamu salah satu dari orang-orang yang menekan tombol snooze atau tunda beberapa kali sebelum akhirnya bangun dari tempat tidur, mungkin itu sebabnya kamu terbangun dengan perasaan lelah meskipun sudah tidur dalam waktu yang lama.

2. Bermain di layar hingga larut malam

Penelitian menunjukkan bahwa paparan cahaya buatan dari layar dapat menekan produksi melatonin, hormon yang mengatur tidur.

Hal ini mengganggu jam internal tubuh, menyebabkan kualitas tidur yang buruk dan rasa lelah secara keseluruhan saat bangun tidur, tidak peduli berapa jam kamu telah tidur.

Maka dari itu, cobalah matikan layar beberapa jam sebelum tidur dan lihat perbedaan pada tingkat energimu saat pagi hari.

3. Mengonsumsi kafein di sore hari

Kafein memang sangat ampuh untuk menyemangati hari, tetapi kafein bisa menjadi pedang bermata dua dalam hal tidur.

Percaya atau tidak, kafein bisa bertahan di sistem hingga 10 jam. Artinya, secangkir kopi yang diminum pada sore hari masih dapat memengaruhi saat tiba waktunya untuk beristirahat.

Bukan hanya kopi saja, melainkan teh, coklat, obat-obatan tertentu, dan bahkan beberapa jenis soda bisa mengandung kafein.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore