Orang tua yang selalu membandingkan anak. (Freepik)
JawaPos.com - Dalam mendidik anak, tidak jarang orang tua yang membandingkan anaknya dengan anak yang lain. Hal ini biasanya bertujuan untuk memotivasi anak.
Orang tua umumnya membandingkan anaknya dengan anak lain yang memiliki kemampuan lebih baik atau berhasil dalam bidangnya.
Meskipun memiliki maksud yang baik, seringkali membandingkan anak dengan anak yang lain lebih banyak menimbulkan dampak negatif dan masalah mental untuk anak.
Dikutip dari laman Integrative Psych pada (14/11), berikut ini masalah yang dapat muncul akibat orang tua sering membandingkan anaknya dengan orang lain.
Gangguan kecemasan adalah salah satu akibat yang muncul karena anak-anak sering dibandingkan.
Saat orang tua membandingkan anaknya dengan yang lain, anak akan kehilangan motivasi, dan tingkat stres serta kecemasannya pun akan meningkat.
Alih-alih membandingkan, cobalah untuk berkomunikasi dengan anak, bicarakan alasan dan kesulitan yang mereka hadapi.
Ketika anak-anak terus-menerus dibandingkan dengan teman sebayanya, secara tidak sadar mereja merasa bahwa harga dirinya bergantung pada kemampuan mereka untuk menyamai atau melampaui orang lain.
Membandingkan anak dapat merusak harga dirinya dan menciptakan keyakinan bahwa mereka tidak akan pernah “cukup baik” sebagaimana adanya.
Seiring berjalannya waktu, hal ini dapat menimbulkan perasaan tidak layak dan tidak mampu yang terus berlanjut hingga dewasa yang berdampak pada hubungan, pilihan karier, dan kesejahteraan hidup.
Orang tua yang selalu membandingkan anaknya dengan orang lain dapat membuat anak merasa selalu gagal dan tidak mampu.
Bukannya membuat anak semakin termotivasi, hal ini dapat menanamkan rasa takut gagal dan tidak mau mengambil risiko atau mengejar peluang baru.
Anak-anak mungkin menjadi ragu untuk mencoba kegiatan baru atau menantang diri mereka sendiri karena takut tidak dapat memenuhi standar yang ditetapkan oleh orang lain.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
