Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 November 2024 | 02.21 WIB

Orang yang Menganut Filosofi Stoikisme Mempunyai 10 Tanda Unik untuk Menangani Situasi Sulit dengan Tenang dan Tidak Gegabah

Inilah 9 Tanda Orang yang Tampak Tenang tapi Banyak Beban. (Freepik)

JawaPos.com - Stoikisme adalah filosofi yang dirancang bagi orang-orang yang mencari cara efektif untuk menghadapi berbagai kesulitan dalam hidup.

Stoikisme merupakan panduan bagi orang yang ingin mengetahui bagaimana bertahan dalam menghadapi masalah-masalah yang paling sulit dan penuh tantangan, baik itu dalam hal pribadi, pekerjaan, atau hubungan.

Selain itu, stoikisme juga mengajarkan cara supaya tetap tenang dan berpikir jernih dalam situasi penuh tekanan atau ketidakpastian. Selain membantu kita bertahan, filosofi ini mendorong kita bertumbuh lewat tantangan, menjadi lebih kuat, bijaksana, dan lebih baik.

Selain itu, stoikisme ini juga memperkuat ketahanan mental dan moral guna menghadapi kesulitan dengan cara yang membangun karakter. Merangkum hackspirit.com, berikut beberapa tanda stoic person yang perlu diketahui seperti menangani situasi sulit secara tenang dan tidak gegabah.

1. Sulit diperkirakan

Kamu mungkin sering diberitahu bahwa dirimu terlihat misterius atau sulit dalam menebak apa yang dipikirkan pada suatu waktu tertentu. Hal ini mungkin disebabkan oleh kebiasaanmu untuk tidak terlalu banyak mengekspresikan emosi yang memang merupakan ciri khas orang yang lebih tabah.

Kamu cenderung menahan emosi seperti sedih, marah, atau lega, sehingga reaksi luarmu tidak selalu mencerminkan perasaan dalam diri. Bukan berarti kamu tidak merasakannya, tetapi kamu merasa mengekspresikannya tidak perlu dan hanya membuang energi. Kamu juga melihat merenung tentang masa lalu sebagai hal yang tidak produktif.

2. Tidak tinggal di masa lalu

Dalam pandangan stoikisme, masa lalu sudah berlalu dan tidak bisa diubah. Seperti halnya ketika susu tumpah, satu-satunya yang bisa dilakukan adalah membersihkannya. Sebagai stoic person, kamu percaya bahwa yang benar-benar kita miliki hanyalah saat ini, dan merenungkan kesalahan masa lalu atau khawatir mengenai masa depan menjadi pemborosan waktu.

Kedua hal tersebut berada di luar kendali kita. Saat menghadapi kemunduran, kamu tidak merasa putus asa, tetapi sebaliknya, kegagalan memberimu dorongan untuk terus maju. Kamu tidak melihat kegagalan sebagai penghalang, tetapi sebagai bagian dari proses yang membantumu menuju tujuan yang lebih besar.

3. Praktis

Stoikisme merupakan filosofi yang sangat praktis dalam penerapannya. Sebagai stoic person, kamu cenderung memikirkan cara terbaik guna memanfaatkan waktu dan energimu. Biasanya, ini mencakup hal-hal yang dinikmati, seperti hobi, atau aktivitas yang meningkatkan kualitas hidup, seperti berolahraga.

Itulah mengapa kamu tidak menghabiskan waktu dengan merenung tentang masa lalu atau hal-hal yang tidak bisa kamu ubah, karena itu bukanlah cara yang bijaksana dalam menggunakan waktu yang terbatas.

4. Benci drama

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore