
Ilustrasi perempuan yang cantik, namun diam-diam bikin ilfil.(Freepik)
JawaPos.com – Kita mungkin sering mendengar bahwa ada standar masyarakat yang harus dijunjung tinggi untuk seorang perempuan. Standar ini mampu membentuk pola pikir perempuan untuk memenuhi nilai yang diyakini masyarakat terhadap mereka.
Masyarakat seringkali memberi tahu para perempuan bagaimana mereka harus hidup, dengan menetapkan aturan yang tidak realistis. Seperti berkarir hingga penampilan, harapan-harapan ini tidak adil dan dapat menyebabkan stres bagi perempuan.
Perempuan diberikan pengertian bahwa mereka harus menangani semuanya dengan sempurna, tetapi itu hanyalah sebuah kebohongan toxic. Kebohongan ini mampu mengakar hingga menjadi pola pikir turun temurun.
Dilansir dari Times of India, inilah lima kebohongan umum yang disampaikan masyarakat kepada perempuan tentang bagaimana mereka seharusnya hidup, sehingga menciptakan tekanan yang tidak perlu.
1. Nilai Anda tergantung pada penampilan
Seringkali tersirat bahwa penampilan fisik perempuan merupakan hal yang menentukan nilai diri mereka. Namun pada kenyataannya, hal itu sama sekali tidak benar karena itu hanyalah standar yang dibuat oleh masyarakat.
Kepercayaan ini dapat membuat perempuan merasa sangat tidak aman dan sangat tertekan untuk menyesuaikan diri dengan apa yang disebut standar kecantikan. Penting untuk fokus pada keterampilan Anda dan apa yang membuat Anda spesial, bukan hanya penampilan.
Dengan menjadi diri sendiri, Anda akan dapat menangkal dorongan untuk mengikuti standar kecantikan yang dipercaya oleh masyarakat.
2. Anda tidak bisa berkeluarga dan berkarir di saat bersamaan
Banyak orang percaya bahwa perempuan harus memilih antara karir dan mengurus keluarga. Namun, ini adalah hal yang tidak benar, karena setiap perempuan memiliki hak masing-masing untuk memilih jalan hidup mereka tanpa harus meninggalkan kewajiban dalam berkeluarga.
Di zaman modern ini banyak perempuan sukses yang mampu mengelola keduanya. Mereka menemukan strategi yang tepat untuk menyeimbangkan karir dengan tanggung jawab keluarga.
Hal ini bisa berupa jam kerja yang fleksibel dengan atasan, kesepakatan dengan pasangan yang mengharuskan Anda berbagi tanggung jawab bersama, atau dengan keluarga yang dapat membantu Anda mencapai yang terbaik dari kedua hal tersebut.
3. Menjadi ambisius itu tidak menarik
Beberapa orang berpikir bahwa jika seorang perempuan ambisius dan ingin meraih kesuksesan, masyarakat memandang itu tidaklah menarik. Namun, hal ini tidaklah benar, karena Anda berhak memiliki tujuan hidup untuk meraih kesuksesan seperti pria.
Menjadi ambisius merupakan hal yang baik karena menunjukkan bahwa Anda memiliki semangat dan kemampuan. Anda harus bangga dengan tujuan Anda dan jangan pernah merasa harus menyembunyikannya.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
