
Ilustrasi Side Hustle/freepik.com
JawaPos.com - Side hustle merujuk pada usaha kecil yang dijalankan oleh seseorang selain pekerjaan utama mereka, biasanya pekerjaan ini lebih stabil dan teratur. Konsep ini seringkali digunakan sebagai cara memperoleh penghasilan tambahan.
Istilah lain yang umum dipakai dalam menyebut side hustle adalah pekerjaan sampingan. Menurut data dari Zippia, pada tahun 2023, sekitar 45 persen orang Amerika atau setara dengan 40 juta individu yang terlibat dalam side hustle.
Mereka menghabiskan rata-rata sekitar 13 jam setiap minggu untuk menjalankan pekerjaan sampingan ini, menunjukkan betapa banyak orang yang mencari cara guna meningkatkan pendapatan mereka di luar pekerjaan utama.
Fenomena ini mencerminkan perubahan dalam cara pandang terhadap kerja dan penghasilan di era modern. Mengutip coursera.org, berikut ini beberapa contoh side hustle yang bisa dilakukan untuk memperoleh uang tambahan dan menjadi jalan efektif dalam memperbaiki masalah finansial.
1. Bisnis dropshipping
Dropshipping mungkin terlihat seperti toko online biasa bagi pelanggan, namun di balik layar, model bisnis ini mempunyai pendekatan yang sedikit berbeda dari yang tradisional. Dalam sistem dropshipping, pengecer menawarkan produk yang sebenarnya disimpan dan dipenuhi oleh pihak ketiga.
Dalam hal ini, pengecer bertanggung jawab dalam berinteraksi langsung dengan pelanggan, memilih produk yang akan dijual, dan melakukan pemasaran. Sementara itu, perusahaan lain mengelola inventaris dan pengiriman barang.
2. Kreatif digital
Ada banyak cara untuk menyalurkan kreativitasmu hanya dengan memanfaatkan komputer, seperti melalui penyuntingan video atau desain grafis. Kamu bisa memilih dalam mencari klien yang bersedia mempekerjakanmu untuk membuat aset bagi bisnis mereka.
Alternatif lainnya, jika kamu ingin menghasilkan uang dari desain digital secara mandiri, kamu bisa mencoba mengunggah video di YouTube atau menjual desain karyamu lewat produk-produk cetak sesuai permintaan.
3. Menulis
Banyak perusahaan mencari penulis lepas atau kontrak demi membuat berbagai jenis konten, seperti materi pemasaran, konten media sosial, artikel SEO, dan tajuk rencana, tanpa mengharapkan penulis tersebut bekerja secara penuh waktu.
Sebagai penulis, kamu juga mempunyai peluang dalam memulai blog pemasaran afiliasi. Sayangnya, jalur ini memerlukan waktu untuk membangun audiens, jadi kamu mungkin perlu bersabar sebelum mulai melihat penghasilan dari blog yang dibuat.
4. Koreksi atau penyuntingan naskah
Apabila kamu lebih suka berperan sebagai editor daripada penulis, maka kamu dapat memperoleh bayaran untuk mengoreksi atau menyunting konten pemasaran maupun editorial. Kamu bisa memperoleh penghasilan tambahan yang konsisten dengan mencari satu atau dua klien utama yang bekerja sama secara rutin.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
