Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 28 September 2024 | 14.48 WIB

7 Hal Buruk Ini Bisa Terjadi Jika Kamu Menjadi Orang yang Terlalu Baik, Salah Satunya Kehilangan Jati Diri

ilustrasi seseorang yang memiliki hubungan yang baik/ Sumber foto: Freepik - Image

ilustrasi seseorang yang memiliki hubungan yang baik/ Sumber foto: Freepik

JawaPos.com - Menjadi orang yang baik memang banyak disukai siapapun, dan semuanya kerap berusaha seperti itu. Tapi perlu kita sadar bahwa jika terlalu baik juga bisa bahaya.

Mengutip dari laman Alodokter, bahwa jika kamu menjadi orang yang terlalu baik akan mudah mengkritik diri sendiri, memicu rasa kecewa, berisiko terjerat dalam toxic relationship, dan pastinya menganggu kesehatan mental.

Melansir dari laman Expert Editor, 7 hal buruk ini bisa terjadi jika kamu menjadi orang yang terlalu baik, diantaranya adalah :

1. Dimanfaatkan Orang Lain

Jika kamu adalah orang yang terlalu baik, kemungkinan orang disekitarmu akan memanfaatkan kebaikan itu sebagai jalan pintas untuk mendapatkan hal yang mereka inginkan.

Misalnya kamu selalu menjadi orang yang diandalkan di kantor untuk mengerjakan segala sesuatu sampai harus lembur atau keuanganmu selalu dimanfaatkan oleh mereka.

2. Bisa Menyebabkan Kebencian Tersembunyi

Mungkin kamu berpikir bahwa bersikap sangat baik akan membuat kamu merasa hangat dan nyaman. Tapi, hal itu dapat berubah secara tak terduga.

Ketika kamu selalu berada di pihak yang 'memberi', terus-menerus membantu orang lain, tidak pernah berkata tidak, dan selalu mengutamakan kebutuhan orang lain daripada kebutuhan sendiri, itulah sesuatu kebencian mulai terjadi.

Kamu mulai menyimpan benih-benih kecil kebencian, dan seiring waktu akan dapat tumbuh menjadi sesuatu yang tidak ada puasnya.

Ini tidak berarti kamu menjadi orang yang pendendam. Tetapi perasaan ini muncul ketika mereka menganggap remeh tentang kebaikanmu.

3. Kehilangan Jati Diri

Bila kamu terus-menerus berusaha menjadi orang yang terlalu baik dan tidak pernah mengecewakan siapapun, mungkin hal ini akan menjadi tekanan pada diri sendiri agar selalu menjadi yang mereka inginkan.

Sehingga perilaku ini akan mengubah jati diri yang sebeneranya. Perlu diketahui bahwa menjadi diri sendiri itu penting karena untuk membangun sebuah hubungan yang sehat.

4. Lebih Sulit untuk Mencapai Tujuan

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore