Satgas Yonif Raider 323/Buaya Putih melaksanakan patroli pengamanan wilayah perbatasan di Kampung Wuloni, Distrik Ilaga, Papua Tengah. (Koops TNI Habema)
JawaPos.com - Operasi pengamanan daerah perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini terus dilakukan oleh Komando Operasi (Koops) TNI Habema. Tidak hanya di wilayah Papua Pegunungan, mereka juga bertugas untuk mengamankan situasi dan kondisi di wilayah Papua Tengah. Adalah Satuan Tugas Batalyon Infanteri (Satgas Yonif) Raider 323/Buaya Putih Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) yang bertugas di sana.
Oleh Koops TNI Habema, satgas tersebut ditugaskan di wilayah Kabupaten Puncak. Mereka bertugas di bawah komando Letkol Infanteri Tri Wiratno. Pada Rabu (25/9), perwira menengah TNI AD tersebut memimpin Satgas Yonif Raider 323/Buaya Putih turun ke Kampung Wuloni, Distrik Ilaga untuk melaksanakan patroli pengamanan wilayah sekaligus komunikasi sosial (komsos). Ilaga menjadi salah satu daerah yang perlu mendapat perhatian lebih.
Melalui keterangan resmi yang diterima oleh JawaPos.com pada Kamis (26/9) Panglima Koops TNI Habema Brigjen TNI Lucky Avianto menyampaikan bahwa patroli pengamanan wilayah dan komsos yang dilaksanakan oleh Satgas Yonif Raider 323/Buaya Putih Kostrad merupakan bagian dari pelaksanaan tugas. Bahwa para prajurit tersebut harus dekat dengan masyarakat. ”Dalam rangka mendukung upaya percepatan pembangunan di wilayah Papua,” terang dia.
Sesuai dengan arahan dari Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, para prajurit TNI yang bertugas di Papua juga wajib mengedepankan pendekatan humanis. ”Inisiatif Satgas Yonif 323 Kostrad melaksanakan komsos dengan warga di Kampung Wuloni merupakan wujud pelaksanaan tugas TNI melakukan komunikasi sosial yang inklusif dengan semua pihak di Daerah Tugas,” ungkap Brigjen Lucky Avianto.
Sementara itu, Komandan Satgas Yonif 323/Buaya Putih Kostrad Letkol Infanteri Tri Wiratno menyampaikan bahwa para prajurit TNI AD yang bertugas di sana turun langsung ke Kampung Wuloni untuk menyapa warga. Tidak hanya menjamin keamanan masyarakat dari berbagai potensi ancaman dan gangguan, para prajurit Angkatan Darat tersebut juga melakukan pendekatan secara humanis kepada masyarakat setempat.
”Para prajurit TNI memanfaatkan patroli pengamanan wilayah melalui interaksi dan komunikasi dengan para warga Kampung Wuloni,” terang dia.
Mereka turut memberi atensi terhadap kebutuhan dasar yang diperlukan oleh masyarakat sekitar. Melalui komunikasi tersebut para warga menyampaikan bahwa situasi dan kondisi terkini di Kampung Wuloni dalam keadaan aman. Keterangan itu disampaikan oleh salah seorang warga bernama Zakaria Murib. Dia mengaku kehadiran Satgas Raider 332/Buaya Putih di Kampung Wuloni membuat mereka merasa lebih aman.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
