
Evakuasi puluhan pendulang emas dilakukan bersama-sama oleh Koops TNI Habema sejak Minggu (24/5) sampai Senin (25/5). (Koops TNI Habema)
JawaPos.com - Koops TNI Habema mengevakuasi 44 pendulang emas dari Kampung Kawe, Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan pada Senin (25/5). Evakuasi yang dilakukan bersama aparat keamanan gabungan itu dimaksudkan untuk menyelamatkan para pendulang emas dari sasaran Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Belakangan, OPM disebut telah membantai beberapa pendulang emas di wilayah Kabupaten Yahukimo. Agar jumlah korban tidak bertambah, Koops TNI Habema mengambil langkah cepat. Berdasar keterangan resmi yang diterima oleh awak media, proses evakuasi puluhan pendulang emas itu sudah berlangsung sejak Minggu (24/5).
Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema Letkol Infanteri M. Wirya Arthadiguna menyampaikan bahwa 44 pendulang emas itu dievakuasi menggunakan beberapa longboat. Kemarin, mereka sudah tiba di Pelabuhan Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel setelah melakukan perjalanan dari Kampung Kawe di Distrik Awimbon.
”Setibanya di Pelabuhan Tanah Merah, seluruh warga langsung mendapatkan pengamanan dan pendampingan dari personel Koops TNI Habema bersama aparat gabungan guna menjalani pendataan, pemeriksaan, dan pengamanan lanjutan,” ungkap Wirya.
Menurut perwira menengah TNI AD dengan dua kembang di pundak itu, evakuasi puluhan pendulang emas tersebut merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat sipil. Khususnya di tengah-tengah aksi yang dilakukan oleh OPM yang kini berdampak pada situasi gangguan keamanan di wilayah pedalaman Papua Pegunungan.
”Koops TNI Habema bersama aparat terkait terus berupaya memastikan situasi keamanan tetap kondusif serta meningkatkan langkah-langkah pengamanan guna mencegah terjadinya gangguan keamanan lanjutan, maupun tindakan kekerasan yang menghilangkan nyawa terhadap masyarakat sipil oleh Kelompok separatis bersenjata OPM,” terang dia.
Tidak hanya mengevakuasi 44 pendulang emas, personel Koops TNI Habema bersama aparat gabungan juga terus meningkatkan patroli dan pemantauan situasi keamanan di sejumlah wilayah rawan. Tujuannya tidak lain untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Mengingat gangguan keamanan di Distrik Awimbon berdampak terhadap aktivitas dan mobilitas masyarakat.
”Koops TNI Habema bersama aparat terkait terus memperkuat koordinasi dalam rangka menjaga stabilitas keamanan wilayah. Koops TNI Habema menegaskan komitmen untuk terus hadir dalam melindungi masyarakat serta mendukung terciptanya situasi keamanan yang aman dan kondusif di Papua Pegunungan,” ujarnya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
