
Ilustrasi orang yang kehilangan rasa empati.
JawaPos.com - Manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan atau saling membantu ketika keadaan sedang sulit. Jiwa kemanusiaan dalam diri seseorang, biasanya ditandai dengan munculnya rasa empati terhadap sesama.
Mengutip dari laman Dokter Sehat, rasa empati adalah kemampuan seseorang untuk memahami suatu hal yang orang lain rasakan. Perasaan ini akan membuatnya bisa menempatkan diri pada posisi atau mengerti sudut pandang orang lain.
Namun ada sebagian orang sudah kehilangan rasa empatinya hingga membuat yang lainnya geram dan merasa "tidak punya hati". Penyebabnya bisa karena gangguan kepribadian, stres terus menerus, hingga kecerdasan emosional yang rendah.
Melansir dari laman Ashefa Griya Pusaka, seseorang yang kehilangan rasa empati, biasanya mengalami 6 tanda ini, diantaranya :
1. Sulit Memahami Dampak Perilakunya Pada Orang Lain
Empati yang rendah bisa membuat seseorang tidak menyadari bahwa tindakannya berdampak pada orang lain. Meskipun sadar, ia mungkin tidak merasa menyesal tentang hal itu.
Hilangnya rasa empati bisa membuat seseorang bertindak egois, pendendam tanpa menyadari, atau peduli apabila itu sudah menyakiti orang lain.
2. Bersikap Terlalu Kritis dan Menghakimi
Seseorang yang kehilangan rasa empati akan mengeluarkan kritik secara berlebihan dan menyalahkan orang lain atas peristiwa yang terjadi. Ia juga akan begitu mudah mengecap orang lain tanpa mempertimbangkan sesuatu.
3. Beranggapan Orang Lain Terlalu Sensitif
Kehilangan rasa empati akan membuat seseorang sulit memahami perasaan orang lain, sehingga ia akan mudah meremehkan dan menganggap hal itu tidak valid. Seperti halnya ada orang yang sedih baru ditinggal ibunya, dia akan menganggap bahwa itu cengeng dan berlebihan.
Baca Juga: Menurut Psikologi, Orang yang Kesepian dalam Hidup Biasanya Menunjukkan 7 Perilaku Ini, Apa Saja?
4. Berpikir Hal Itu Tidak Terjadi Pada Mereka
Seseorang yang kehilangan rasa empati ketika melihat orang lain sedih, akan menganggap sepele dan seolah-olah hal itu tidak akan menimpa dirinya.
Meskipun hal serupa terjadi padanya, ia akan berpikir bisa menanganinya dengan baik. Contohnya ketika ada orang lain mengalami kecelakaan, ia akan menganggap bahwa itu akibat kecerobohan dan kebodohannya saja.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
