Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Juni 2024 | 05.22 WIB

Kenali 5 Sikap Atasan yang Tak Pernah Apresiasi Kinerja Anak Buahnya, Pilih Lanjutkan atau Tinggalkan?

Ilustrasi atasan yang tak pernah apresiasi kepada anak buah./Freepik./ - Image

Ilustrasi atasan yang tak pernah apresiasi kepada anak buah./Freepik./

JawaPos.com - Memiliki atasan yang suportif di lingkungan kerja memang impian bagi seluruh budak corporate yang menggantungkan hidupnya pada salah satu perusahaan.

Semua orang menginginkan pemimpin atau atasan yang memberikan apresiasi pada setiap kinerja yang dilakukan oleh anak buahnya dalam bentuk apapun, walau hanya ucapan terima kasih.

Kerja keras baik menggunakan otot atau pikiran, semuanya akan menguras energi. Tapi kelelahan itu terbayar jika hasil kerja kita dapat diterima atau diapresiasi dengan baik.

Dikutip dari laman Artikel Binus, dalam suatu organisasi, industri, maupun perusahaan yang pemimpinnya memakai prinsip "supportive leader style" atau gaya kepemimpinan yang suportif akan tercipta lingkungan kerja yang kondusif.

Kemudian akan berpengaruh terhadap keberhasilan dan kesejahteraan para karyawan, sehingga dapat menumbuhkan sifat loyalitas dan "sense of belonging" pada perusahaan.

Dilansir dari laman Artikel Glints, kenali 5 sikap atasan yang tak pernah apresiasi kinerja anak buahnya, hal tersebut bisa menjadi pertimbangan untuk pilih lanjutkan atau tinggalkan.

1. Selalu Diatur dan Diawasi

Tugas utama seorang atasan adalah untuk mengatur dan mengawasi anak buahnya, tapi jika hal itu berlebihan maka bisa disebut dengann atasan yang micromanaging.

Sikap yang seperti itu akan membuat anak buah tertekan dan parahnya gaya kepemimpinan ini juga tak pernah mengakui kerja keras timnya karena dihantui dengan rasa ketidakyakinan.

2. Ada Jarak dengan Atasan

Meskipun saat bekerja harus menjaga jarak dan profesional dengan atasan, tapi jika hubungan itu terlampau jauh bisa menimbulkan masalah dan sikap ini suatu tanda bahwa atasan tidak menyukai anak buahnya.

Bisa terlihat dari gestur tubuh dan tatapan mata bahwa seorang atasan tak nyaman saat berada dekat dengan anak buahnya. Maka cobalah berinisiatif untuk membuka obrolan yang seru.

3. Atasan Selalu Memberi Kritik

Kritik yang membangun memang sangat diperlukan agar kinerja seorang anak buah dapat berkembang, tapi jika atasan terlalu memberi kritik yang negatif tantunya akan menghilangkan rasa percaya diri.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore