
Ilustrasi one sided love Jo dan Laurie di film Little Women (2019)./(Pinterest/Sony Pictures)
JawaPos.com – One sided relationship adalah hubungan yang tidak seimbang, di mana salah satu pihak memberikan lebih banyak usaha, perhatian, atau pengorbanan daripada pihak lain.
Hubungan seperti ini bisa membuat Anda merasa tidak aman, tidak bahagia, dan tidak memberikan kepuasan apapun dalam hidup Anda, seperti yang dilansir dari laman Verywell Mind, Rabu (28/2).
Namun dengan membaca artikel ini, Anda akan mengetahui apa itu one sided relationship, apa saja tanda-tandanya, apa penyebabnya, apa dampaknya, dan bagaimana cara mengatasinya. Untuk itu, simak tulisan ini sampai selesai!
Apa Itu One Sided Relationship?
One sided relationship adalah hubungan yang tidak seimbang, di mana salah satu pihak memberikan lebih banyak usaha, perhatian, atau pengorbanan daripada pihak lain, menurut Profesor psikologi di California State University, Kelly Campbell, Ph.D.
Dalam one sided relationship, hanya salah satu pihak yang melakukan sebagian besar pekerjaan, baik itu secara finansial, fisik, emosional, atau mental.
Dalam hubungan romantis, ini bisa berarti hanya salah satu pihak lebih sering menginisiasi komunikasi, merencanakan kegiatan bersama, atau mengurus tugas-tugas yang seharusnya dibagi rata. Atau bisa juga berarti salah satu pihak lebih dominan atau kontroler daripada pihak lain.
Apa Saja Tanda-Tanda One Sided Relationship?
One sided relationship bisa sulit untuk dikenali, terutama jika Anda sudah terbiasa dengan pola hubungan tersebut.
Namun, ada beberapa tanda yang bisa membantu Anda menyadari bahwa hubungan Anda tidak seimbang, antara lain:
- Anda selalu merasa tidak aman dalam hubungan. Anda selalu meragukan motif atau perasaan pasangan Anda. Anda merasa tidak yakin apakah mereka benar-benar mencintai Anda atau tidak.
- Anda selalu berpikir dan menganalisis hubungan Anda. Anda mencoba mencari tahu apa yang salah, apa yang bisa Anda perbaiki, atau apa yang bisa Anda lakukan untuk membuat pasangan Anda lebih bahagia.
- Anda selalu mengalah atau menyesuaikan diri dengan keinginan pasangan Anda. Anda jarang atau tidak pernah mendapatkan apa yang Anda inginkan dan butuhkan dalam hubungan. Anda merasa tidak dihargai atau dihormati oleh pasangan Anda.
- Anda selalu berusaha lebih keras untuk menjaga hubungan. Anda selalu mengambil inisiatif untuk berkomunikasi, menyelesaikan masalah, atau menghidupkan kembali percikan cinta. Anda merasa bertanggung jawab atas keberhasilan atau kegagalan hubungan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
