
Suasana sepi salah satu pasar swalayan di Serpong, Tangerang Selatan, Jakarta, Rabu (13/5/2020). Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) mengklaim pendapatan mal atau pusat perbelanjaan anjlok 90 persen karena penerapan Pembatasan Sosial Berska
JawaPos.com - Saat berbelanja di mini market atau supermarket, masyarakat sudah mulai dididik untuk menggunakan kantong plastik daur ulang atau kantong ramah lingkungan. Sebab kantong plastik yang sulit diurai, masa kerja rata-rata tas belanja plastik sekali pakai hanya 15 menit.
Laporan World Economic Forum dalam konsep ekonomi sirkular menyebutkan barang-barang digunakan kembali atau didaur ulang tanpa batas waktu tidak hanya layak, tetapi juga mampu menghasilkan nilai tambah di seluruh perekonomian.
Saat ini, hanya 14 persen sampai yang didaur ulang, menurut laporan Forum Ekonomi Dunia dan Yayasan Ellen MacArthur yang didaur ulang. Dan hanya 2 persen yang didaur ulang secara efektif yaitu, diubah menjadi barang yang sama bergunanya.
Dalam edukasi daring oleh Sinar Joyoboyo Plastik lewat IDOLA+ Compostable Bag diharapkan penggunaan plastik ramah lingkungan bisa menjadi bagian dari gaya hidup.
"Misalnya bisa terurai menjadi kompos. Hal ini tentunya akan sangat membantu mengurangi penumpukan limbah plastik di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), dengan harapan dapat mengurangi polusi limbah plastik di Indonesia," kata
Himawan Wijaya dari Sinar Joyoboyo Plastik baru-baru ini.
Sehingga plastik yang digunakan dapat terurai menjadi kompos dalam waktu 180 hari, tergantung pada kondisi tanah, kelembapan, sinar matahari, dan mikroba. Proses degradasi kantong seperti itu dipastikan benar-benar ramah lingkungan
"Maka bukan hanya pilihan bagi pelaku bisnis atau ekonomi, penggunaan kantong plastik seperti ini juga sebagai salah satu bentuk kepedulian dan gaya hidup kita untuk dapat bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi selanjutnya," ujarnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
