alexametrics

Harus Ganti Pembalut Malam Hari, Kualitas Tidur Terganggu

20 Februari 2021, 00:31:15 WIB

JawaPos.com–Kaum hawa umumnya selalu ribet ganti pembalut atau bocor saat tidur pada malam hari. Tak jarang, saat mereka datang bulan, kualitas tidur jadi terganggu. Alhasil, hal itu bisa berpengaruh pada kulit wajah.

Senior Brand Manager PT Uni-charm Indonesia Tbk, Riama Simorangkir mengungkapkan, perempuan sangat rentan mengalami gangguan saat tidur. Terutama ketika masa menstruasi. Pada masa menstruasi, perempuan mengalami gangguan tidur yang disebabkan beberapa faktor, seperti hadirnya perasaan tidak nyaman serta kekhawatiran akan pembalut bocor.

”Hal tersebut pun kami temukan dalam hasil survei yang kami lakukan,” ujar Riama dalam keterangan virtual, Jumat (19/2).

Menurut hasil survei yang dilakukan oleh Charm, 9 dari 10 perempuan Indonesia mengakui bahwa kualitas tidur yang baik adalah penting. Akan tetapi 6 dari 10 perempuan Indonesia terbiasa bangun tengah malam untuk mengganti pembalut karena khawatir bocor.

”Tentunya hal ini sangat memprihatinkan karena masih banyak perempuan Indonesia yang memiliki kualitas tidur yang tidak bagus. Sebanyak 38 persen perempuan Indonesia menyadari bahwa kualitas tidur pada saat menstruasi lebih rendah dibandingkan hari-hari biasa,” kata Riama.

Dermatologist Nessya Dwi Setyorini menyebutkan, kualitas tidur merupakan proses penting bagi regenerasi kulit. Tanda penuaan kulit mulai hadir pada umur 20 tahun. Sehingga, kulit wajah akan menjadi perhatian tersendiri, khususnya bagi setiap perempuan. Penting bagi perempuan untuk memahami faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kondisi kulit wajah mereka, seperti kurang tidur, hormon, genetik, stres, dan berbagai penyebab lain.

”Faktor-faktor tersebut dapat menjadi sangat berpengaruh ketika pada masa menstruasi, terutama kurangnya kualitas tidur,” jelas Nessya.

Dia menjelaskan, tubuh memiliki jam biologis yang bila terganggu akan membuat kualitas tidur berkurang. Hal itu kerap kali terjadi ketika masa menstruasi. Saat tidak mendapat tidur yang cukup dan berkualitas, jam biologis tersebut akan terganggu dan berpotensi menghambat regenerasi kulit pada malam hari.

”Penelitian pun mengungkapkan bahwa tidur malam yang cukup menjadi kunci untuk kulit wajah yang lebih segar dan cerah. Kulit wajah yang sehat dan cerah sangat bergantung pada gaya hidup sehat, seperti dengan menjaga kualitas tidur di malam hari dengan durasi 7–9 jam,” terang Nessya.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Marieska Harya Virdhani




Close Ads