
Ilustrasi aktivitas belanja lewat online
JawaPos.com - Iseng-iseng bisa menambah keuntungan dan uang saku. Itulah yang dirasakan para pelaku bisnis jasa titipan (jastip). Jika ditekuni dengan serius, bisnis jastip akan membawa keuntungan.
Tren bisnis jastip saat ini memang lebih terlihat lewat media sosial. Berbagai produk luar negeri atau barang yang jauh lokasinya untuk dibeli, kini bisa didapatkan dengan mudah.
"Dulu banyak jastip yang pelanggannya hanya komunitas kecil teman-teman saja, tapi sekarang sudah banyak ditemui di Instagram seiring kemudahan teknologi," kata Pakar Perencana Keuangan dari Universitas Indonesia (UI) Zaafri Husodo kepada JawaPos.com, Minggu (1/9).
Salah satu pelaku bisnis jastip di media sosial, @malka_thestore asal Bandung, Shandy, memberikan tips atau kunci sukses seorang pelaku bisnis jastip. Dia yang semula iseng sebagai ibu rumag tangga, justru kini dengan bisnis jastip bisa lebih menguntungkan.
"Akun malka_thestore baru berjalan 1 tahunan Alhamdulillah meskipun enggak bisa dipukul rata penghasilan per bulannya cukup menguntungkan apalagi kalau musim sale sehari bisa 20-30 orang yang titip belanja dengan jumlah item di atas 100 pieces," ujar Shandy.
1. Pelanggan Adalah Raja
Shandy selalu menjaga kepercayaan pelanggan dengan ramah dalam menjawab chat dan coba membangun kedekatan personal supaya pelanggan tak merasa sungkan.
"Supaya pelanggan merasa lebih akbrab," jelas Shandy.
2. Jeli Membidik Targer Pasar
Shandy selalu banyak riset dan selalu update brand apa yang sedang hits di pasaran. Maka dia berusaha untuk mengikuti tren.
"Misalnya brand apa yang lagi sale sekarang baik untuk dewasa atau anak-anak. Barang apa yang saat ini lebih banyak dibutuhkan. Sering-sering posting foto produk," katanya.
3. Terus Kreatif
Meski persaingan makin, Shandy tetap berusaha kreatif dalam menggali ide. Menurutnya jika ditekuni serius, jastip bisa menguntungkan.
"Jastip banyak di Bandung, ada lebih dari 15 jastip aktif sementara mal terbatas. Dan ada banyak jastip dengan omzet perbulannya puluhan bahkan ratusan juta. Jika ditekuni dengan serius usaha ini sangat menguntungkan," katanya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
