
Karya Eggie Jasmin berupa busana mewah dengan teknik couture. (Instagram)
JawaPos.com - Teknik couture atau haute couture memang sering dilihat dan didengar di panggung mode dunia. Di Indonesia sendiri teknik couture ini dikenal dengan adibusana, yakni teknik pembuatan pakaian tingkat tinggi. Tiap detail dibuat dengan tangan dan rumit.
Tak hanya desainer dunia, busana couture juga dihadirkan oleh kreator busana lokal. Sebut saja Artisan atau Desainer Eggie Jasmin, yang banyak membuat koleksi pakaian dengan teknik couture. Eggie yang lebih suka disebut sebagai artetnik dibanding sebagai desainer, menghadirkan koleksi busana coutirenya dalam Relief Indonesia Festival 2019.
Eggie Jasmin sengaja menawarkan tema yang berbeda untuk menyambut gempita kemerdekaan Indonesia dengan teknik couture. Dia pun menggunakan berbagai bahan kain nusantara seperti batik dan tenun yang dipadukan dengan teknik couture.
"Kemerdekaan itu kan bebas mengekspresikan gaya kita, bebas memilih yang kita mau. Maka boleh saja jika peringatan 17 Agustus nanti tampil mewah dengan busana couture," katanya kepada JawaPos.com, Selasa (14/8).
Menurut Eggie, teknik couture bisa dipadu padankan dengan apa saja meski bernuansa mewah. Hal itu tergantung dari metrial bahan, konsep, dan siluet gaunnya.
"Couture itu adalah teknik pengerjaan, tergantung desainnya mau digabungkan dengan bahan apa. Karena dalam fashion enggak ada batasan atau yang benar," kata Eggie.
Maka menurutnya, ada berbagai ciri khas couture yang bisa diketahui para pencinta fashion, di antaranya,
1. Teknik Rumit
Couture adalah teknik mendesain yang lebih rumit, dengan disertai banyak detail-detail, materialnya. Sehingga hasil karya gaun couture pasti terkesan mewah.
"Karena kalau hanya simple, kurang bisa disebut couture ya. Lihat materialnya seperti apa, karena couture ini awalnya berasal dari Perancis, dan di Indonesia biasanya sudah banyak dimodifikasi," ujar Eggie.
2. Mahal dan Mewah
Gaun couture menurut Eggie memiliki kesan mewah dan mahal. Hal itu karena bahan dan ornament yang digunakan memang memiliki harga yang mahal. Misalnya dari pemilihan jenis payet, bahan busana, hingga kristal yang digunakan.
"Lebih menunjukkan nilai mahal, mewah dan elegan. Meskipun cuttingan simple, ornamennya kelihatan mewah. Itulah mengapa banyak milenial lebih suka memilih yang ready to wear, karena memang umumnya mahal. Atau bisa dengan rental," jelasnya.
3. Padu Padan Couture
Eggie menilai busana couture bisa dipadukan dengan berbagai jenis busana lainnya tergantung pada bahan dan desainnya. "Couture digabungkan dengan kain tenun, batik, bisa banget. Semjua gaun pasti ada ceritanya. Dan filosofisnya harus anggun," tandasnya.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
