Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 April 2019 | 22.57 WIB

Ungkap Kegelisahan, Pameran 'Laut Kita' Hadirkan Ribuan Sampah Plastik

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Indonesia dikelilingi oleh lautan yang indah. Tak sekadar menikmati keindahannya, namun masyarakat juga punya tanggung jawab untuk merawatnya. Terlebih menjaga laut dari sampah plastik.

Yup, bukan rahasia lagi, kalau sampah plastik mulai banyak bertebaran di lautan. Tak hanya mengambang tapi juga dimakan biota laut.

Berdasarkan data, tercatat setiap orang menyumbang sampah 123 kantong plastik per tahun, 158 sedotan plastik per tahun, dan 117 styrofoam per tahun. Berangkat dari kegelisahan ini, pendiri Sejauh Mata Memandang, Chitra Subiyakto tergerak membuat sebuah pameran yang didominasi dari sampah plastik.

"Pameran bertajuk 'Laut Kita' ini mengajak masyarakat untuk peduli akan lingkungan mulai dari diri sendiri," kata Chitra Subiyakto, ketika ditemui di acara konferensi pers dan pembukaan pameran Sejauh Mata Memandang Laut Kita, Plaza Indonesia, Senin (22/4).

Photo

Salah satu sudut pameran 'Laut Kita' di Plaza Indonesia. (Sejauh Mata Memandang)

Dalam menciptakan pameran spesial ini, Chitra Subiyakto tidak sendirian, ia berkolaborasi dengan Felix Tjahjadi sebagai konseptor dan Tiza Mafira sebagai Direktur Eksekutif Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik. Sehingga, pameran ini juga berusaha memberikan edukasi tentang pencemaran limbah plastik.

"Pameran ini mengangkat pengalaman bahaya plastik terhadap kesehatan, bagaimana situasi laut saat ini, faktanya apa yang terjadi, kontribusi sedotan, kantong, box stirofoam," kata Felix Tjahjadi.

Saat masuk pameran, pengunjung akan disambut dengan hiasan sampah plastik, video tentang kesadaran untuk peduli lingkungan, fakta jumlah sampah, petisi, hingga rekomendasi organisasi peduli lingkungan. Setidaknya, sebanyak 3000 plastik didesain dan dibuat membentuk bunga untuk area depan. Ada juga sampah impor sebanyak 1 truk disimpan di salah satu area.

"Ini merupakan realita bahwa Indonesia ternyata masih impor sampah yang tertumpuk begitu saja, mengotori kota," kata Tiza Mafira.

Selain pameran, Chitra Subiyakto juga turut meluncurkan koleksi Sejauh Mata Memandang bertema Laut Kita. Koleksi ini terinspirasi dari garis laut ombak dan titik bija (doa untuk Laut) Bali, yang terdiri dari tiga desain yaitu ombak laut, bunga laut, dan bunga samudra. Semuanya diproses dengan metode batik tulis, cetak, sablon tangan, dan batik cap.

Sedangkan untuk penggunaan kain, Chitra menggunakan  tensel merupakan sisa serbu kayu dan cotton merupakan kain yang tidak ada unsur plastik. Sehingga kain ini dapat terurai oleh alam.

"Kami tidak mengikuti tren, bisa dipakai dalam jangka panjang yang kainnya terbuat dari tensel dan cotton yaitu kain ramah lingkungan," tambah Chitra Subiyakto.

Photo

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore