
Ada tiga batasan dalam mengosumsi makanan untuk mengurangi lemak perut. (Shutterstock)
JawaPos.com - Menyingkirkan lemak di sekitar perut memang impian semua orang. Sebab bukan hanya soal penampilan, lemak perut juga bisa memicu berbagai penyakit.
"Lemak perut juga disebut sebagai lemak visceral, dan merupakan faktor risiko utama untuk diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan kondisi lainnya," kata Ahli Diet di New York dan Edukator Diabetes Rachel Stahl, seperti dilansir dari Pop Sugar, Kamis (28/2).
Seseorang bisa menurunkan persentase lemak tubuh secara keseluruhan, yang akan membantu mengecilkan pinggang. Caranya dengan menghindari makanan tertentu yang terbukti menurunkan penyimpanan lemak di perut. Pada akhirnya, itu semua bermuara pada pola makan.
1. Perhatikan Makanan Kemasan
Saat berbelanja bahan makanan dan melihat-lihat makanan kemasan, Stahl menyarankan untuk menghindari lemak jahat atau lemak jenuh. Misalnya lemak yang terdapat dalam mentega, makanan yang dipanggang, cokelat, dan berbagai saus.
Sebab penelitian menunjukkan bahwa lemak jahat berbahaya bagi kesehatan jantung. Stahl menyarankan agar menghindari mereka untuk menurunkan lemak pinggang dan perut.
2. Makanan Mengandung Gula
Stahl merekomendasikan membatasi asupan gula untuk mengurangi lemak perut. Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi gula berlebih dapat menyebabkan peningkatan penyimpanan lemak di perut dan di hati. Ini pada gilirannya dapat menyebabkan resistensi insulin, yang membuatnya sulit untuk menurunkan berat badan. Makanan-makanan ini juga memengaruhi kadar insulin. Seorang nephrologist (spesialis ginjal), Jason Fung, menjelaskan makanan manis atau yang dibuat dengan tepung olahan seperti kue, kerupuk, dan roti putih meningkatkan kadar insulin.
Dengan tidak makan gula dan karbohidrat olahan berlebihan, itu akan membuat kadar insulin rendah, yang akan membantu mengurangi persentase lemak tubuh secara keseluruhan.
3. Hindari Minuman Manis
Bukan hanya es krim dan kue yang perlu dihindari. Stahl mengatakan hindari minuman manis seperti soda, jus buah, dan teh es manis. Selain gula (terutama sirup mengandung fruktosa tinggi) yang memengaruhi kadar insulin dan meningkatkan lemak visceral.
Kemudian hindari soda. Soda terkait erat dengan pertambahan berat badan dan peningkatan 60 persen risiko obesitas. Pilihlah gula pengganti alami seperti madu atau irisan buah segar.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
