
Tren permainan motif dan kerudung polos ala desainer Dian Pelangi.
JawaPos.com - Tahun 2019, merupakan momentun menuju proyeksi Indonesia sebagai kiblat fashion muslim dunia. Karena itu tahun 2019 dianggap sebagai momen puncak untuk perkembangan gaya busana muslim. Salah satunya adalah soal tren warna, atasan dan bawahan, motif, dan secara keseluruhan harus tetap mengikuti syariat.
Head Of PR HIJUP Anastasia Gretti dalam momentum Hijab Celebration Day menjelaskan tahun 2019 masih dipenuhi semangat momentum hijrah seperti di tahun 2018. Karena itu bicara soal tren atau gaya busana muslim, tahun ini tetap akan diliputi dengan gaya busana yang lebih longgar (loose) sehingga tetap berpedoman pada syariat Islam.
"Tahun 2019 ini saya rasa masih banyak momen hijrah. Pesan saya untuk wanita muslim jadi diri sendiri saja. Ikuti tren tapi kalau enggak sesuai sama kepribadian buat apa. Tahu tren itu wajib tapi enggak harus mengikuti. Paling wajib itu harus sesuai syariat," tegasnya kepada JawaPos.com, Minggu (17/2).
1. Tren Warna 2019
Menurut Anastasia, warna tahun ini akan dipengaruhi dengan unsur-unsur coral. Misalnya seperti nuansa peach, oranye, dan pink.
"Kita pernah populer dengan pastel dan monokrom. Riset untuk 2020 lebih warna coral dan turunannya yang tren," ungkapnya.
2. Siluet dan Motif
Busana syari atau menuju syari akan semakin banyak dpada 2019 sesuai dengan semangat hijrah. Maka siluet longgar akan tetap dicari.
Sedangkan motif masih menyesuaikan karakter busana muslim yang masih suka dengan gaya feminin. Sehingga motif bunga atau flowery masih mendominasi namun dipadukan dengan motif geometris.
3. Tren Kerudung 2019
Kerudung motif akan mulai ditinggalkan di 2019. Masyarakat akan semakin memilih kerudung polos dengan detail-detail yang menarik. Sejauh produsen atau desainer juga mengeluarkan kerudung yang berteknologi tinggi seperti anti air atau material khusus lainnya.
4. Padu Padan Atasan dan Bawahan
Sesuai semangat momen hijrah, padu pada tahun 2019 masih didominasi busana longgar. Padu padan atasan bawahan rok, outer, celana palazo dan tunik adalah yang paling dicari di tahun 2019.
"Tren 2018 jika masih ada pakai busana yang agak tipis, atau celana lebih ngatung atau rok ngatung mungkin dengan movement hijrah di tahun ini akan lebih tergerak lagi," jelasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
