
Mega Mercia Laraswati salah satu pecinta fotografi saat memotret salah satu miniatur Ahead of Excitement di pameran Wave of tomorrow di Tribarata.
JawaPos.com - Gaya fotografi miniatur memang bukan barang baru. Namun, sekitar dua tahun terakhir, gaya tersebut kian booming dan kerap digunakan. Bisa bebas berimajinasi dengan properti yang simpel adalah salah satu alasannya.
––
Berukuran sekitar 2 cm dengan skala rata-rata 1:87 dan diabadikan dalam hasil foto dengan konsep aktivitas membuat miniatur tersebut benar-benar terlihat nyata. Seolah beneran sibuk menjalani aktivitasnya. Belum lagi ketika dikonsep dengan ide-ide kreatif sang fotografer. Bikin foto makin ciamik!
Menariknya lagi, penggunaan material yang digunakan. Mostly, materialnya adalah barang-barang yang sering dijumpai sehari-hari. Sebab, tema yang diusung tak jauh-jauh dari daily life. Misalnya, botol, bungkus snack, bahkan puntung rokok. Kedekatan ini yang justru sering bikin terkesima ketika melihat hasil miniature photography.
Karya miniature photography dari fotografer Dwi Sudarmawan, misalnya. Mengambil tema aktivitas orang naik skuter, Dwi memanfaatkan sebuah garpu untuk jadi jalannya. Ditata sedemikian rupa, foto itu berhasil membuat orang geleng-geleng kepala atas kreativitasnya. Penambahan caption ’’Selalu Ada Kenangan di Setiap Perjalanan’’ semakin memperkaya nilai foto tersebut.
’’Miniature photography ini seni fotografi yang menangkap gambar objek miniatur, di mana kita bebas mengatur adegan sesuai imajinasi kita,’’ tuturnya kepada Jawa Pos. Menurut dia, tantangan pembuatan fotografi miniatur adalah soal ide. Sebab, ide menjadi cikal bakal foto-foto menarik. Karena itu, harus sering-sering mengolah ide dan bikin konsep setiap hari. Tujuannya, gambar yang dihasilkan tidak monoton.
Soal senjata yang digunakan, founder Komunitas SMG_MF87 itu menjelaskan, tak ada spesifikasi khusus. Segala bentuk kamera, mulai handphone, mirrorless, hingga DSLR, bisa digunakan. ”Teknik pun demikian. Tidak ada teknik khusus karena bergantung konsep yang diinginkan,’’ ungkapnya. Sementara itu, untuk miniature figure, Anda bisa menyesuaikan dengan konsep foto yang akan dibuat. Banyak pilihan miniature figure yang dapat Anda peroleh melalui toko-toko online. ’’Pada 2015, awal saya menggeluti miniature photography, masih susah cari figur. Sekarang banyak,’’ ujarnya.
Berbicara soal tren, pemilik akun @dwissst tersebut melihat bahwa genre ini akan terus berkembang. Peminat barunya kian bertambah tiap tahun. Keunikan foto miniature photography berhasil membuat Mega Mercia Laraswati jatuh cinta. Menurut dia, konsep-konsep yang gokil membuat foto-foto itu tak biasa. ’’Dulu, pernah bikin miniatur rumah gitu. Kita bebas ngatur lah pokoknya,’’ ungkapnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
