
Ilustrasi. Ada 10 alasan pria melakukan tarik ulur dalam hubungan.
JawaPos.com - Pria dan wanita memiliki respon yang berbeda dalam hubungan asmara. Terutama dalam hal pendekatan (PDKT)atau pejajakan, biasanya perempuan jauh lebih genit atau nafsu dalam memberi kode pada pria. Sedangkan pria, lebih tenang dan tarik ulur saat PDKt.
Hal itu tentu membuat perempuan geregetan. Sebab pria sulit ditebak dalam mengungkapkan sinyal atau kode asmara. Bisa jadi, perempuan salah sangka atau terlalu percaya diri. Maka dilansir dari YourTango, Jumat (7/9), ada banyak alasan mengapa pria lebih senang tarik ulur dan perlahan dalam mengejar cinta.
Dia adalah Pemain
Salah satu alasan paling jelas mengapa pria tak mau buru-buru berkomitmen adalah karena dia masih belum mau serius. Pria pada umumnya menyukai tantangan dalam hidup dan kebanyakan pria memperlakukan wanita dalam hidup mereka sebagai sarana untuk bersenang-senang atau membela ego mereka.
Gila Kerja
Banyak pria yang menganggap karier mereka di atas segalanya. Mereka tidak punya waktu untuk lebih intens dalam hubungan. Maka sembari kerja, mereka sesekali menyapa incarannya namun tidak sering.
Terlalu Perfeksionis
Beberapa pria sangat pemilih dan menginginkan kesempurnaan. Maka dia mau berpelesir dulu mencari yang paling baik.
Terlalu Mandiri
Ada pria yang tak membutuhkan pasangan. Maka ketika mereka sudah melemparkan perhatiannya, tiba-tiba mereka bisa saja menghilang karena mereka merasa bisa hidup sendiri.
Trauma Hubungan Masa Lalu
Ada juga pria yang cenderung berhati-hati karena masa lalu asmaranya yang pahit. Bisa jadi di masa lalu mereka dicampakkan maka saat mendekati wanita laij harus berhati-hati.
Masa Kecil Bermasalah
Manusia terbentuk karena pengalaman masa lalu. Ada pria yang mungkin kurang mendapatkan kasih sayang orang tua sehingga sulit baginya menunjukkan tanda cinta dengan jelas.
Belum Mapan

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
