
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Rumah Sakit Angkatan Darat (RSAD) Denpasar, Bali, Laksmi Duarsa
JawaPos.com – Setiap perempuan pasti ingin selalu awet muda dan cantik. Kali ini inspirasi itu semakin muncul dari sosok Puspadewihc, perempuan di media sosial Instagram yang sudah berusia 50 tahun tetapi masih seperti 25 tahun. Cantik dan segar, sekilas tampak dari raut wajahnya dari berbagai foto-foto yang diunggah di media sosial. Wanita mana yang tak ingin seperti dia.
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Rumah Sakit Angkatan Darat (RSAD) Denpasar, Bali, Laksmi Duarsa menjelaskan banyak sekali perempuan di zaman sekarang ini melakukan perawatan antipenuaan atau antiaging di klinik-klinik kecantikan. Laksmi membenarkan jika seseorang melakukan perawatan kulit sejak dini maka akan menuai hasil optimal di usia senja.
“Namun perawatan sederhana sebetulnya bisa dilakukan di rumah. Misalnya selalu memakai tabir surya, atau body lotion saat terkena sinar matahari. Atau rajin membersihkan wajah sejak usia dini,” kata Laksmi kepada JawaPos.com, Selasa (3/10).
Laksmi mengakui memang ada beberapa tipe perempuan yang memang memiliki faktor bawaan atau faktor genetik dengan tipe kulit awet muda. Jika yang ingin dipermak, maka klinik kecantikan saat ini dibanjiri perempuan yang ingin tampil cantik dan awet muda.
“Banyak orang tak mau bilang lho kalau mereka dipermak wajahnya. Banyak orang tak mau diketahui apakah mereka benar difiller, atau dibotoks atau tidak. Jika dikatakan seperti perempuan di Instagram itu (Puspadewihc), everything is mungkin saja,” ujar Laksmi.
Lalu sebetulnya, usia kapan idealnya secara medis perempuan bisa mulai mengalami kerutan? Laksmi menjelaskan hal itu tergantung dari gaya hidup seseorang. Faktor-faktor eksternal tentu ikut mempengaruhi. Dari mulai pola makan, pola tidur, pola manajemen stres, rokok, polusi, matahari, dan lainnya.
“Orang mulai mengeriput tergantung, ada yang usia 20 tahunan sudah ada. Tergantung faktor-faktor tadi. Umumnya rata-rata orang berumur 30-35 tahun sudah mulai timbul kerutan,” ujarnya.
Misalnya kerutan terlihat di bagian ujung mata. Sebab mata sering digunakan untuk berkedip. Kemudian dahi, jika seseorang itu adalah seorang pemikir atau seringkali stres. Begitu juga bagian tubuh yang terkena sinar matahari.
“Tentu jikapun harus melakukan perawatan antiaging, tetap harus digabung dengan inner beauty. Cantiknya dari dalam juga harus ya,” tegas Laksmi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
