
Sejumlah peserta workshop tengah diajari cara membatik di Hotel Aston Marina
JawaPos.com – Batik tak sekedar sebagai hasil karya semata. Lebih dari itu, batik adalah identitas sekaligus bagian dari jati diri bangsa Indonesia.
Maka dari itu, mencinta kain nusantara ini menjadi sebuah keniscayaan. Nah, untuk lebih mendalami proses pembuatan batik, tak ada salahnya mencoba turun langsung alias praktik membatik.
Sebagai pemula, tentu tak mudah. Karena proses membatik membutuhkan keuletan dan ketekunan.
Pengajar Teknik Membatik dari Museum Tekstil, Sugeng Riadi mengungkapkan bakat juga mempengaruhi seseorang untuk mempelajari teknik membatik. Sama seperti melukis, jika seseorang memiliki bakat maka akan menjadi lebih bagus.
“Saya mempelajari batik selama 14 tahun. Kalau masyarakat yang belajar di museum tergantung dari niatnya. Ada yang ingin produksi buka usaha atau hobi. Maka kami juga membuka kelas intensif,” katanya dalam Workshop Membatik di Hotel Aston Marina, Minggu (1/10).
Sugeng menyebut batik adalah ilmu terapan sehingga tak perlu banyak teori tetapi bisa langsung praktik. Keterampilan menggunakan canting dan menggoreskannya di atas kain juga tergantung pada bakat seni.
“Tentu akan dipengaruhi oleh bakat. Goresannya akan lebih bagus kalau bakat. Setiap orang akan berbeda hasilnya. Batik tulis akan terihat detailnya agak lebih berbeda antara tiap motifnya, karena goresannya juga berbeda,” jelasnya.
Ada beberapa tahapan bagi pemula untuk belajar membatik. Bagi masyarakat yang penasaran, bisa mengunjungi museum tekstil untuk mendapat bimbingan. Berikut tahapannya:
Siapkan Peralatan
Salah satunya kain mori yang sudah dipola dan akan dibatik atau ditata. Saat hendak membatik, posisi kain harus berdiri, jangan ditidurkan. Hal itu akan mempengaruhi setiap goresan.
Panaskan Malam atau Lilin
Menurut Sugeng, malam atau lilin pada teknik batik itu berfungsi sebagai perintang warna. Perintang artinya tak masuk warna. Setelah dikasih lilin maka kain akan melewati proses pewarnaan. Lilin harus sering diganti agar tak beku.
Teknik Memegang Canting
Setelah siap, masukkan cairan lilin ke dalam canting. Pegang gagang canting dengan tiga jari. Posisinya 45 derajat. Jangan memegang canting dengan tegak karena nanti akan membuat lilin meluber dan mengotori kain.
Mulai Membatik

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
