
dr Lia G Partakusuma SpPK
JawaPos.com - Satu hari menjelang Lebaran, para pemudik masih terus melakukan perjalanan mudik. Di antara para pemudik umumnya membawa anak-anak ikut serta dalam perjalanan. Tentu banyak hal yang harus dipersiapkan.
Direktur Penunjang RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita dr Lia G Partakusuma SpPK memberikan sepuluh tips sehat untuk mudik. Sehingga saat arus mudik maupun arus balik, tubuh tetap sehat dan perjalanan lancar.
"Tentu harus pelajari dulu perjalanan yang akan ditempuh. Kesiapan anggota keluarga dan transportasi mudiknya," tegasnya kepada JawaPos.com, Sabtu (24/6).
1. Medan Perjalanan
Ketahui bagaimana medan perjalanan. Berapa jam perjalanan. Di mana tempat berisitirahat, tempat makan, tempat salat, tempat membeli bahan bakar minyak (BBM) dan toilet.
Lebih baik melakukan perjalanan dalam situasi yang lebih sejuk dibandingkan siang hari yang panas. Satu kendaraan jangan terlalu penuh karena akan membuat tidak nyaman dan mudah membuat kepanikan.
2. Catat Keperluan Anggota Keluarga
Catat dan siapkan keperluan anggota rombongan (orang tua yang memerlukan obat pribadi, balita yang memerlukan makanan khusus dan lainnya).
3. Bekal
Penting untuk membawa air mineral, makanan kecil (snacks, biskuit), makanan berenergi yang mudah dimakan (kurma, sereal) dalam jumlah yang cukup untuk anggota rombongan. Perjalanan di bulan puasa harus sahur dan berbuka dengan makanan yang mudah dicerna (tidak terlalu banyak santan dan lemak).
4. Keperluan Bayi dan Balita
Membawa air hangat dalam termos (bukan beling), makanan kecil dan susu bila membawa bayi.
5. Handuk dan Tisu
Membawa handuk kecil, tisu, tisu basah, pencuci tangan untuk membunuh kuman, plester luka, obat antimabuk.
6. Jangan Jajan Sembarangan
Usahakan tidak membeli makanan dari pinggir jalan, tapi berhentilah di restoraran atau warung yang bersih (jangan lupa cuci tangan sebelum makan). Lebih baik tidak minum es bila daerah yang dilalui dirasa kurang higienis.
7. Istirahat
Setelah 3-4 jam berkendaraan sebisanya istirahat sejenak. Bila pengemudi mengantuk sebaiknya bergantian, atau tidur dulu sebelum mengemudi.
8. Perhatikan Keamanan
Untuk yang berkendara dengan motor selalu memakai helm dan kaca mata pelindung supaya tidak terkena panas dan debu. Untuk pemudik dengan naik kapal laut selalu menggunakan jaket penahan angin dan syal.
9. Jika Anggota Keluarga Sesak Napas, Lakukan Ini
Bila ada anggota rombongan yang mengeluh sesak dan kepanasan, segera berhenti dan cari tempat teduh, tidurkan telentang dan baju yang ketat dilonggarkan.
(Upayakan selalu menggunakan pakaian yang agak longgar dan menyerap keringat dan menggunakan alas kaki yang nyaman untuk perjalanan).
Beri minum hangat dan manis serta cari pertolongan segera. Bila ada masalah emergency (henti napas, henti jantung) sebaiknya ada yang mengerti tentang pertolongan pertama.
10. Jika Anggota Keluarga Muntah, Lakukan Ini
Bila anggota rombongan muntah-muntah, segera carikan air berelektrolit atau berikan teh hangat dicampur satu sendok gula dan seujung kecil garam, atau bisa diberikan air buah atau air kelapa muda. (cr1/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
