Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 April 2022 | 09.59 WIB

Produsen ini Berani Jamin Kain Tenun Halalnya Suci, Bebas Najis Hewan

Kain tenun halal pada 13 April 2022 di dalam perhelatan panggung Indonesia Fashion Week 2022 yang berlangsung pada 13 April hingga 17 April 2022 di Jakarta Convention Center JCC/ Rabu (13/4/2022). Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com - Image

Kain tenun halal pada 13 April 2022 di dalam perhelatan panggung Indonesia Fashion Week 2022 yang berlangsung pada 13 April hingga 17 April 2022 di Jakarta Convention Center JCC/ Rabu (13/4/2022). Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

JawaPos.com - Indonesia bertekad menjadi kiblat fashion muslim dunia. Semangat itu melatarbelakangi para desainer di industri fashion untuk ikut serta menuangkannya dalam rancangan.

Bekerja sama dengan para perajin dam desainer, akhirnya Indonesia kini memiliki kain tenun halal yang sudah mendapatkan sertifikasi halal. PT Milangkori Persada menggagas KainHalal untuk memperkenalkan bahan kain tenun halal pada 13 April 2022 di dalam perhelatan panggung Indonesia Fashion Week 2022.

Acara tersebut berlangsung pada 13 April hingga 17 April 2022 di Jakarta Convention Center JCC. Berbagai kain tenun halal itu dituangkan lewat koleksi gamis, mukena dan hijab, sarung, hingga tenun kafan.

Usaha sertifikasi kain berlabel halal ini diperkuat dengan kedudukan pabrik benang Asahi Kasei Corp karena hanya mempunyai 1 lini produksi di kota Nobeoka. Lantaran pengolahannya hanya di satu pabrik, maka lebih mudah untuk dilacak dan ditelusuri untuk syarat ketat sertifikasi halal.

Lalu mengapa disebut halal?

Dirut PT Milangkori Persada Fitriani Kuroda mengatakan, proses bahan baku bahan utama berupa benang lusi dan benang pakan produk telah digaransi dengan deklarasi sertifikat bebas dari unsur hewani. Misalnya terbebas dari unsur darah hewan atau air liurnya dalam segala prosesnya.

"Sertifikat bebas dari unsur binatang dan najis serta tidak mengandung unsur dalam daftar bahan kritis MUI," kata Fitriani dalam konferensi pers, Rabu (13/4).

Menurutnya pada proses tenun menjadi kain halal, pihaknya dibantu oleh IKATSI (Ikatan Ahli Tekstil Seluruh Indonesia) untuk meyakinkan masyarakat bahwa dalam proses benang menjadi kain, sama sekali tidak menggunakan bahan yang mengandung unsur hewani. "Serta mempertimbangkan 11 syarat kriteria sistem jaminan halal. Dijamin suci tak ada penggunaan serat binatang, bebas dari najis. Bahkan tak hanya kainnya, tetapi juga mesinnya, minyaknya pelumasnya betul-betul diaudit," ungkapnya.

Para desainer berkolaborasi merancang baju-baju dengan bahan kain halal dengan konsep memakai bahan pewarna alami. Dan selain itu juga menggabungkan konsep ramah lingkungan atau Sustainable Green Ecp-Fashion.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore