
Ilustrasi video viral. Antara
JawaPos.com - Di tengah perkembangan dunia digital, kini membuat sebuah konten video bukanlah hal yang mustahil. Di luar dukungan smartphone, para pembuat konten pun dimanjakan dengan lahirnya aplikasi-aplikasi pendukung video.
Namun, meski dimudahkan dengan adanya aplikasi. Diperlukan sedikit trik agar video yang dihasilkan lebih menarik untuk ditonton. Dikatakan konten kreator Aries Lukman, jika ingin membuat video maka cukup lakukan. Tidak perlu berpikir kalau ingin membuat konten video yang baik harus mempunyai smartphone atau kamera paling terbaru.
"Yang harus dilakukan saat membuat video adalah berdamai dengan kamera kalian. Percaya kalau smartphone atau kamera tang kalian miliki saat ini adalah yang terbaik," ujar Aries dalam media workshop dalam rangka merayakan Hari Batik Nasional bersama SnackVideo.
Selain itu, dalam membuat konten video bukan sekadar mengikuti zaman untuk eksistensi. Tapi video yang dibuat harus memiliki tujuan. Karena, dengan tahu tujuannya maka video yang dihasilkan akan lebih matang.
Lantas, apa saja trik yang diperlukan agar bisa menghasilkan video pendek yang baik?
Menurut Aries, ada tiga komponen utama dalam membuat video sederhana. Yakni, Pencahayaan, Komposisi, dan Transisi.
1. Pencahayaan
Konten kreator harus tahu seberapa banyak cahaya yang baik untuk videonya. Yang paling penting adalah, ketika menggunakan lampu untuk tambahan pencahayaan, perhatikan letaknya. Jangan sampai karena salah memposisikan cahaya, bayangan pun membayangi objek yang mau disorot.
2. Komposisi
Bicara komposisi, berarti mempertimbangkan semua hal yang akan masuk dalam frame. Bukan hanya objek tapi juga backgroundnya. Background harus enak dilihat tapi jangan sampai mengambil perhatian utama. Sehingga mata akan tetap tertuju pada objek saat menontonnya.
3. Transisi
Perpindahan satu scene ke scene yang lainnya harus diperhatikan. Transisi sangat penting karena harus mengambil perhatian dalam waktu yang pendek. Maka sekarang banyak video transisi yang menarik.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat membuat transisi. Pertama harus dilist apa saja scene yang akan mengalami perpindahan. Ini akan membantu agar tak terllau banyak overshoot.
Lalu kedua, tentunya urutan scene dari pertama hingga terakhir. Dan yang terakhir, gunakan transisi populer. Seperti transisi numpang lewat atau transisi nutupin kamera.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
