
Perajin memproduksi batik dengan motif khas Bogor seperti Kebun Raya, Rusa, Gunung Salak, Kujang dan lain-lain di workshop batik tradisiku, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (11/7/2020). Sejak mewabahnya COVID-19, penjualan batik khas Bogor menurun drastis dari se
JawaPos.com - Sektor industri fashion tak luput dari dampak pandemi Covid-19. Begitu juga para perajin kain batik. Mereka harus tetap bertahan di tengah menurunnya kapasitas pembelian karena banyaknya kegiatan yang terbatas untuk meminimalisasi dari penularan virus Korona.
Cerita perjuangan para perajin batik diungkapkan oleh Desainer asal Solo, Jawa Tengah, Tuty Adib. Dia melihat betul nasib para perajin batik yang tetap berjuang di era pandemi.
"Memang tahun ini Hari Batik Nasional berat ya. Menjalaninya di tengah wabah Covid-19. Tentu berpengaruh besar pada para perajin batik," katanya kepada JawaPos.com, Jumat (2/10).
Dia mencontohkan akibat pandemi memaksa semua aktivitas lebih banyak dilakukan di rumah. Maka pembelian kain batik pun menurun.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
