alexametrics

Ladies, Ketahui 4 Tanda Bra Sudah Terlalu Ketat dan Tak Sehat

2 Februari 2021, 12:26:27 WIB

JawaPos.com – Bra merupakan kebutuhan pakaian yang wajib bagi perempuan. Namun seringkali perempuan tak menyadari sejak kapan harus mengganti bra. Apalagi ketika bra sudah mulai menyiksa punggung karena terlalu ketat.

Bra yang longgar pun kurang menopang, tetapi bra yang terlalu ketat bisa cepat aus, membatasi gerakan, dan menyebabkan rasa sakit. Tali pengikat dan kawat bawah yang membatasi dapat membuat bahu dan tubuh bagian atas terasa sesak dan nyeri.

Jika bra membuat Anda tidak nyaman, Anda mungkin curiga bra harus diganti. Berikut beberapa cara untuk mengetahui apakah bra terlalu ketat atau tidak seperti dilansir dari Healthline, Selasa (2/1).

Baca Juga: Pakai Bra saat Tidur Tak Baik Untuk Payudara, Mitos Atau Fakta?

1. Jika Kulit Iritasi

Bra yang ketat dapat menyebabkan sejumlah masalah kulit, termasuk folikulitis, dermatitis, ruam panas, dan gatal-gatal. Saat pakaian ketat menggosok kulit, hal itu dapat menyebabkan keringat berlebih serta iritasi dan peradangan pada folikel rambut.

“Tidak hanya itu, bakteri dan atau jamur di permukaan kulit bisa lebih mudah menembus ke dalam folikel rambut ini sehingga menyebabkan infeksi,” kata Ahli kulit bersertifikat dan pendiri Lake Forest Dermatology Heather Downes, MD.

Ruam panas terjadi ketika saluran keringat tersumbat. Dan gatal-gatal dapat berkembang melalui tekanan fisik pada kulit.

2. Bolak-balik Disesuaikan

Jika terus-menerus menyesuaikan strap atau tali bra bergeser seiring dengan gerakan, maka itu bisa jadi bra sudah kesempitan. Bahkan seseorang bisa mengalami refluks asam atau tekanan di dada yang semakin parah.

“Pakaian ketat, di dada hingga perut dapat meningkatkan tekanan intra-abdominal hingga seseorang dapat mengalami refluks asam dari asam yang didorong dari perut ke esofagus bagian bawah,” kata Downes.

3. Cup Bra Tak Cukup

Kadang-kadang bra tampak pas di ruang ganti, tetapi saat bergerak sepanjang hari, payudara mulai menyembul dari cup bagian depan atau samping.

“Cup yang terlalu kecil bisa menyakitkan untuk dipakai,” kata Pemilik label pakaian dalam Bay Area Revelation in Fit Robynne Winchester.

Payudara tidak pas di dalam cup bisa menjadi tanda bra terlalu kecil. Kawat bawah yang dipasang dengan benar harus benar-benar menopang payudara.

4. Tubuh bagian atas sakit

Masalah paling umum tentang ukuran bra adalah cup yang terlalu kecil dan tali yang terlalu longgar. Sehingga menghasilkan bra yang tidak mendukung, tidak nyaman, dan menyebabkan masalah seperti nyeri bahu dan punggung.

Winchester mengatakan bahwa orang sering kali mengkompensasi tali yang terlalu longgar dengan mengencangkan tali terlalu banyak, yang membuat pundak menjadi tegang. Berbicara tentang tali pengikat yang ketat, Downes mengatakan masalah yang umum terjadi adalah masalah kulit yang memburuk karena pengikat yang terlalu ketat.

Cara memperbaiki bra yang ketat

1. Sesuaikan tali pengikat atau strap

Jika strap atau band masuk ke dalam kulit, bra mungkin lebih pas jika Anda menyesuaikan strap menjadi lebih panjang. Caranya dengan menggerakkan tali lebih jauh ke bawah punggung.

2. Kenakan ukuran berbeda

Cobalah menyesuaikan ukuran bra. Sebab tak semua kemeja atau celana jeans di lemari pakaian memiliki ukuran yang sama persis. Fluktuasi hormonal bisa dipengaruhi usia, dan kehamilan sehingga dapat mengubah ukuran bra seseorang.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads